bendera

Rabu, 04 November 2026    10:58 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


FSP Farkes Dorong Indonesia Berdaulat Farmasi dan Kesehatan


rfs-ips,    21 Maret 2022,    00:09 WIB

FSP Farkes Dorong Indonesia Berdaulat Farmasi dan Kesehatan
Pelantikan FSP Farkes Dorong Indonesia Berdaulat Farmasi dan Kesehatan

Jakarta – Mediaindonesianews.com: Agung Nugroho terpilih sebagai Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (FSP Farkes)-KSPSI periode 2022-2027 usai perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) yang berlangsung di Hotel Ibis Jakarta Tamarin, Jalan KH Wahid Hasyim, Gondangdia, Jakarta Pusat, dari tanggal 19-20 Maret 2022.


Munas yang mengambil tema “Mewujudkan FSP Farkes yang Profesional, Kuat dan Mandiri di Era Digitalisasi” jugadihadiri Ketum KSPSI Yorrys Raweyai, jajaran direksi BPJS Kesehatan dan jajaran Dewas BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam keterangannya Agung mengatakan bahwa di bawah kepemimpinannya, ada beberapa hal yang menjadi sikap dan rekomendasi kebijakan.

"Tentu, dorongan kami ke depan, berkaitan dengan tema hari ini. Terutama tentang kemandirian. Di internal, tentu yang kita akan wujudkan, perlindungan dan kesejahteraan anggota dan pengurus FSP Farkes," kata Agung Nugroho, usai dikukuhkan sebagai ketua umum, Minggu (20/3/2022)


Agung juga menyikapi tentang kedaulatan farmasi dan kesehatan. Sikap FSP Farkes-KSPSI mendorong Indonesia agar berdaulat di bidang farmasi dan kesehatan. Dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM).

"Dorongannya, kita harus swasembada farmasi dan kesehatan. Tak perlu impor obat-obatan dan alkes (alat kesehatan). Contoh, pada saat pandemi Covid-19, vaksinasi, antigen, alat PCR, obat-obatan itu sebagian masih impor. Ke depannya kita harus produksi sendiri. Kalau perlu kita jadi eksportir," ujarnya.

Menurut Agung, bila kemandirian itu terwujud, nantinya, rumah sakit, pelaksanaan kesehatannya seperti obat-obatan dan alkes sepenuhnya menggunakan produksi dalam negeri. Dan soal kemandirian tersebut, tak lepas dari kehadiran dan kemauan negara pemerintah.

"Kalau kita berani memproduksi obat-obatan sendiri dan alkes, ini juga bicara ketahanan dan itu harus jadi keniscayaan. Kita harus mandiri, berdaulat. Kita harus tidak tergantung pada negara manapun. Apalagi kalau kota bisa jadi eksportir, bisa menghasilkan devisa yang luar biasa. Intinya, arah dan dorongan kita ke depan, yakni #DaulatFarmasi #DaulatKesehatan," pungkasnya. (rfs-ips)


banner
NASIONAL
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...

MEDIA INDONESIA NEWS