bendera

Rabu, 04 November 2026    09:40 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Perayaaan HAN Harus Dilakukan Dalam Kondisi Pandemi Covid-19


Lian,    21 Juli 2021,    22:18 WIB

Perayaaan HAN Harus Dilakukan Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan

Jakarta-mediaindonesianews.com: Setiap tanggal 23 Juli Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Selama dua tahun ini perayaaan HAN harus dilakukan dalam kondisi pandemi covid-19, tentu saja ini penuh keprihatinan. Apalagi pada Juli 2021 ini kasus covid-19 di Indonesia angkanya terus melonjak. Seiring peningkatan kasus dan angka kematian akibat covid-19 mengalami peningkatan dengan total kumulatif kasus Covid-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga Selasa (20/7) berjumlah 2.950.058 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia sebanyak 76.200 orang.


“Jumlah itu menggambarkan bahwa tidak sedikit anak-anak Indonesia yang kehilangan Ayah atau Ibunya, bahkan kehilangan keduanya karena meninggal akibat sakit Covid-19,” ujar Retno Listyarti, Komisioner KPAI dalam keterangannya, Rabu (21/7).

Pandemi Covid-19 ini kata Retno, tidak hanya dilihat dari sisi angka-angka statistik saja, ada sisi manusiawi lain yang juga harus dapat perhatian, yaitu dampak langsung pada yang sakit dan keluarga, khususnya anak-anak.

“Pandemi Covid-19 telah muncul sebagai krisis atas hak anak. Anak-anak kehilangan orang tua dan pengasuhnya karena virus covid-19, membuat mereka sangat rentan dan tanpa pengasuhan orang tua”, ungkap Retno.


Menurut Retno, jika merujuk pada kasus corona di India per data 5 Juni 2021 usai kasus covid melonjak di India, sebanyak 3.632 anak menjadi yatim piatu karena kedua orang tuannya meninggal akibat Covid-19. Kemudian 26.176 anak yang kehilangan salah satu orangtuanya karena covid-19. Data serupa bisa saja menimpa anak-anak Indonesia pasca lonjakan kasus covid di Indonesia dua bulan terakhir. Di India, kebanyakan dari mereka meninggal saat peningkatan kasus dan kematian di India pada April hingga Mei 2021.Saat ini, dikabarkan pemerintah India menyediakan anggaran amat besar untuk kehidupan anak-anak ini. Pemerintah India telah mengumumkan langkah-langkah untuk membantu anak-anak tersebut.

“Salah satunya adalah, bantuan uang senilai 1 juta rupee (setara dengan Rp 195 juta) yang akan diberikan kepada setiap anak sebagi tunjangan, dari usia 18 hingga 23 tahun. Dana tersebut diberikan melalui skema PM-CARES,” ungkap Retno.

Selain dari pemerintah pusat, pemerintah negara bagian di India juga telah mengumumkan berbagai insiatif untuk membantu anak-anak yang kehilangan orang tuanya akibat pandemi corona.

“Covid-19 ini bukan hanya masalah kesehatan masyarakat, dan bukan hanya tentang dampak sosial ekonomi, tetapi ini adalah masalah mendasar kemanusiaan. Jadi perlu penanganan yang manusiawi, berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepentingan terbaik bagi anak”, pungkas Retno. (lian)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS