bendera

Rabu, 04 November 2026    08:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Kasal Tandatangani Prasasti Sionban dan Peresmian Mess Tjiptadi


Tim Red,    07 April 2021,    01:30 WIB

Kasal Tandatangani Prasasti Sionban  dan Peresmian Mess Tjiptadi
Kasal Tandatangani Prasasti Sionban dan Peresmian Mess Tjiptadi

Natuna-mediaindonesianews.com:Panglima Koarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, SE., MM, pada acara penandatanganan prasasti pembangunan Stasiun Bantu (Sionban) kapal selam dan peresmian Mess Tjiptadi, di Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau, Senin, (5/4)


Kasal Tandatangani Prasasti Sionban  dan Peresmian Mess Tjiptadi

"TNI Angkatan Laut tetap berkomitmen bahwa peningkatan sarana dan prasarana pendukung tugas operasi merupakan prioritas dalam menuju TNI Angkatan Laut yang profesional, mandiri dan tangguh.” Ujar Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, SE., MM.

Lebih lanjut dikatakan Kasal bahwa Sionban Kapal Selam ini  akan dibangun di lahan seluas 1.050 m2, dengan bangunan dua lantai seluas 1.008 m2. Sionban di Natuna akan menampung daya listrik dari PLN sebesar 555 KVA untuk aliran darat dukungan kapal selam. Sementara itu, Mess Tjiptadi Lanal Ranai yang memiliki fasilitas 11 kamar dibangun di atas luas tanah 1.100 m2 dengan luas bangunan 585 m2.

“pembangunan sarana dan prasarana pendukung ini bukan tanpa perjuangan, terlebih sampai saat ini, situasi pandemi Covid-19 masih terus memberikan dampak signifikan terhadap roda perputaran ekonomi bangsa yang secara langsung telah berimbas pada refocusing dan realokasi anggaran negara termasuk di dalamnya anggaran pertahanan.” Kata Kasal


Kasal Tandatangani Prasasti Sionban  dan Peresmian Mess Tjiptadi

Menurut Kasal, pandemi ini telah mengajarkan kita bahwa pembangunan kekuatan tidak harus menunggu anggaran yang besar, tetapi kita bisa membangun kekuatan itu dengan skala prioritas, yang pada akhirnya secara bertahap dengan penuh keyakinan kekuatan armada tempur TNI Angkatan Laut bisa memberikan efek gentar baik itu di kawasan regional maupun global.

Kasal menambahkan bahwa TNI AL perlu menyikapi perkembangan lingkungan strategis saat ini dengan bijak. Apalagi perairan Natuna Utara saat ini merupakan wilayah perairan yang cukup menarik perhatian bagi negara-negara di Kawasan. Adanya perebutan kepentingan antara dua negara besar bukan tidak mungkin akan memberikan dampak bagi negara Indonesia. Selain itu juga sengketa wilayah perbatasan masih menjadi tren bagi bangsa-bangsa yang berada di Kawasan perairan Natuna Utara.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan harga mati. Sebagai prajurit kita akan senantiasa terpanggil ketika kedaulatan negara kita terancam. Maka, wajib bagi kita dimasa damai ini untuk terus berbenah, terus membangun kekuatan sehingga ketika Ibu Pertiwi memanggil, kita sudah siap !!!”, pungkasnya.


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS