bendera

Rabu, 04 November 2026    01:01 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Putra Papua Terima Penghargaan Kick Andy Hero 2020 di Bidang Wisata Alam


dee maz,    24 Maret 2020,    23:25 WIB

Putra Papua Terima Penghargaan Kick Andy Hero 2020 di Bidang Wisata Alam

Jakarta - MINews : Berkat kerja kerasnya mengenalkan wisata Papua kepada dunia, putra Papua bernama Maximus Tipagau, berhasil meraih Penghargaan Kick Andy Hero 2020, (22/3). 


Dengan modal gaji selama bekerja di Freeport sebelumnya, dia mendirikan usaha jasa wisata. Tidak main-main, bisnis wisatanya yaitu membawa pendaki-pendaki premium, khususnya dari luar negeri ke puncak Cartenz, yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Lorentz.

 

"Ini sebagai wujud kecintaan saya kepada bumi Cendrawasih, saya membuat bisnis untuk mengenalkan Papua kepada dunia," ujar Maximus, putra asli Papua dari suku Moni ini.


 

Selain itu, Maximus juga aktif mempromosikan Cartenz pada World Travel Market (WTM) Program di London pada 3-6 November 2014, dan di Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin, sebuah ajang promosi wisata terbesar di dunia, sejak 2010. Dia juga mendirikan perusahaan konstruksi Baenggela, dengan karyawan 600 orang, dan menjadi salah satu pelaksana pembangunan Trans Papua. Kemudian, Maximus juga mendirikan perusahan Papua Global Investment.

 

Tak hanya meraih penghargaan Kick Andy Hero 2020, Maximus Tipagau yang sering dipanggil Masmus oleh rekan-rekannya juga pernah mendapat penghargaan lain seperti Penghargaan dari Kapolri 2017 untuk Pemecah Rekor Bersama Pendaki Cartenz Wanita Terbanyak Pertama di Dunia, The Top Ten The 2018 Most Influential People in Indonesia 2018. Kisah hidup sosok yang dilahirkan di Kampung Bulapa, Desa Yoparu, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan, Propinsi Papua pada tanggal 7 Mei 1983 ini, ia tuliskan di buku bertajuk “Maximus dan Gladiator Papua” yang terbit pada tahun 2016.

 

Sementara itu, Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK) Kementerian LHK, Nandang Prihadi mengatakan, izin wisata alam yang dijalankan Maximus, diperoleh dari Balai Taman Nasional Lorentz, yaitu Izin Usaha Penyediaan Jasa Wisata Alam (IUPJWA) Nomor : 43/T.27/TU/Um/12/2019 tertanggal 11 Desember 2019 tentang Pemberian IUPJWA kepada Papuan Mountaineering Association berupa Perjalanan Wisata Alam, Persewaan Peralatan Wisata Alam dan Cinderamata di Kawasan Taman Nasional Lorentz pada Zona Pemanfaatan di Jalur Pendakian Puncak Carstenz di Kabupaten Mimika, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak di Provinsi Papua. 

 

"Selain itu, saat ini Maximus juga sedang mengajukan Izin Usaha Penyediaan Sarana Wisata Alam (IUPSWA) untuk lebih memajukan wisata alam di Taman Nasional Lorentz," tuturnya.

 

Berbicara tentang perjuangan hidup seorang Maximus tidaklah mudah. Maximus, sulung dari 3 bersaudara, sudah harus menjadi yatim piatu sejak umur 7 tahun. 

 

"Dengan usia sekolah saya waktu itu, saya tidak mungkin tinggal diam, untuk saya belajar tidak mungkin lagi, tidak ada sekolah disana, satu-satunya adalah saya harus kenal dengan orang bule di Freeport dan menjadi tukang kebun, itu ada dua tujuan agar saya bisa bertahan hidup agar tidak mati dan kedua, saya bisa belajar dan berbahasa asing," ujar Maximus dalam wawancaranya dengan Kick Andy.

 

Setelah 14 tahun bekerja di Freeport, ia memutuskan keluar meninggalkan Freeport karena ingin membantu masyarakat Papua agar maju. Cita-citanya waktu itu adalah mendirikan sekolah dan ”Dokter Terbang”. Sempat menjadi staf khusus Presiden 2014-2016, Maximus memilih kembali ke Papua agar fokus untuk melakukan kegiatan sosial bersama Yayasan Somatoa yang ia dirikan pada tahun 2012. Bekerjasama dengan Doctor Share, Yayasan Somatoa menjalankan program Dokter Terbang yaitu menerbangkan dokter-dokter ke daerah-daerah yang tidak punya akses kesehatan. Dalam program ini Maximus menyediakan pesawat dan logistik. Selain itu, yayasan ini memberdayakan masyarakat dengan memproduksi garam di atas gunung, mendirikan sekolah di desa tertinggi di Papua serta membantu sarana belajar untuk anak-anak dan remaja di Papua. 

 

Tekadnya yang kuat untuk mengubah perjalanan hidupnya sekaligus sebagai aktivis lingkungan dan pejuang/peduli konservasi di tanah papua. Tak hanya dirinya yang merasakan hasil jerih payahnya, namun masyarakat Papua pun mendapatkan manfaat darinya. 


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS