bendera

Sabtu, 06 Juni 2026    21:29 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Kader Partai Merupakan Inisiator, Inspirator dan Pelopor Penanggulangan Bencana di Daerah


dee maz,    12 Januari 2020,    15:44 WIB

Kader Partai Merupakan Inisiator, Inspirator dan Pelopor Penanggulangan Bencana di Daerah

Jakarta – MINews : Kepala BNPB, Doni Monardo, kembali menghadiri Rakernas I PDIP pada Minggu (12/01) berlokasi di Jakarta International Expo (Jiexpo), Kemayoran, Jakarta.


Pada pertemuan yang bertema “Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Industri Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari” ini, narasumber dari BNPB dianggap sangat penting.

Mengingat Indonesia, di balik negara yang subur juga terdapat potensi bencana yang besar. Hampir seluruh jenis bencana terdapat di Indonesia dan menjadi ancaman.

“Salam tangguh. Merdeka! Salus Populi Suprema Lex Esto, yang artinya keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," kata Doni membuka pidatonya di depan para kader PDIP.


“Dua puluh tahun terakhir Indonesia menjadi negara dengan korban nomor dua terbanyak di dunia akibat bencana. Perlu diketahui bencana pada umumnya dan khususnya gempa dan tsunami merupakan bencana berulang di lokasi yang sama. Cincin api dan letak geografi Indonesia juga menyebabkan risiko bencana yang tinggi. Ini merupakan pelajaran untuk lebih mengetahui negara kita dan menyusun strategi menghadapinya,” pesan Doni Monardo pada kesempatan ini.

Doni kembali mengingatkan pesan Presiden RI, Joko Widodo agar pembangunan harus berorientasi pada aspek pengurangan risiko bencana. Bila hal ini dijalankan maka bangsa kita lebih kuat lagi di masa yang akan datang.

Pemanasan global, perubahan iklim, cuaca ekstrim, dan kini banyak terjadinya puting beliung meningkatnya potensi bencana di Indonesia. Tanda bahwa alam telah mengalami perubahan.

Menyikapi ini Doni Monardo mengajak kader PDIP menjadi inisiator, Inspirator dan pelopor penanggulangan bencana. Metode pentahelix atau gotong royong seperti digaungkan oleh Bung Karno merupakan cara yang juga diterapkan untuk menanggulangi bencana.

Di musim kemarau terjadi kebakaran hutan dan lahan. Musim hujan terjadi banjir. Setelah menjabat menjadi Kepala BNPB, Doni bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh komponen penanggulangan bencana.

Dengan melihat perbandingan beberapa negara lain, penanganan darurat bencana di Indonesia ia anggap sudah cukup berhasil. Tugas penanggulangan bencana  yang kini harus ditingkatkan ada tahap pencegahan bencana.

Sistem peringatan dini tidak akan menjamin keselamatan masyarakat. Hidup harmoni dengan alam adalah kunci utama mitigasi bencana. Salah satunya  dengan peningkatan pengetahuan vegetasi di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Menanam vegetasi yang tepat akan menjamin keselamatan anak cucu penerus bangsa.

“Singsikan lengan baju untuk masa depan,” serunya. “Kepemimpinan yang berhasil adalah walaupun daerahnya terkena kejadian bencana tetapi tidak ada korban jiwa penduduknya,” ujar Doni menutup pidatonya.

Kepala BNPB pada sesi tanya jawab menegaskan bahwa masalah kebencanaan bukan hal sepele.

Pemerintah pusat tidak akan maksimal menangani permasalahan bencana tanpa dukungan dan kolaborasi pemda.

Beliau kembali menerangkan bahwa BPBD ada di bawah pemda sesuai UU Otonomi Daerah. Bukan instansi vertikal di bawah BNPB.

Hal ini agar dipahami seluruh kader bahwa anggaran dan urusan pelayanan umum kebencanaan adalah kewajiban yang ditentukan oleh pemda.

Hingga kini banyak pemimpin daerah yang tidak mengetahui ancaman bencana apa yang ada di daerahnya.

Menjembatani hal ini BNPB mengusulkan kepada presiden supaya mengeluarkan Inpres yang mewajibkan pemda membuat rencana kontigensi atau rencana darurat bencana. 

Diharapkan semua pihak baik pemda dan pemerintah pusat yang ada di daerah, memiliki kemampuan penanggulangan bencana atau manjemen krisis. Selanjutnya pemda memiliki kewajiban untuk bekerja bersama bersama untuk TNI dan Polri di daerah.

Pembuatan tanda-tanda/isyarat/tulisan daerah rawan bencana merupakan komitmen yang sangat vital saat ini. Ada kala awalnya masyarakat akan keberatan atau menolak hal ini. Dikarenakan nilai jual lahan masyarakat akan menurun bila dipublikasikan. Dengan diskusi dan keterbukaan nantinya masyarakat akan memahami pentingnya langkah ini.

“Saat ini sudah banyak  masyarakat yang membuat jalur-jalur evakuasi mandiri, inisiatif serta upaya positif untuk memperkuat lingkungan dan komunitasnya. Hal ini bisa melibatkan pihak swasta, BUMN, BUND, dan pihak-pihak lain di daerah. Bila mana potensi bencana itu terjadi maka kemampuan bangunan dan kapasitas masyarakat sudah jauh lebih baik,” jelas Doni.

Kementerian Keuangan melalui dana kebencanaan memberikan prioritas membangun sistem peringatan dini terintegrasi di Kemeterian Kelautan dan Perikanan, BMKG, BPPT, BIG, dan lembaga-lembaga lainnya yang mampu mendeteksi kejadian bencana.

BNPB juga telah memiliki aplikasi InaRisk yang dapat diinstal untuk mengetahui ancaman bencana di posisi sekitar kita.

Khusus bagi Jawa Barat Kepala BNPB mengingatkan bahwa berbagai bangunan dan infrastruktur yang telah dibangun dapat menjadi sia-sia bila tidak mengembalikan fungsi koservasi.

Komposisi ekosistem antara daerah tutupan dengan daerah yang telah berubah secara luar biasa menjadi pemukiman, perkebunan, pertanian dan lainnya.

Tujuh puluh tujuh hektar lahan di Cekungan Bandung terutama di DAS Citarum statusnya kini sudah kritis dan sangat kritis.

Doni menyambut baik rencana PDIP untuk mengembalikan program menanam pohon pada 2 Februari 2020 yang akan datang.

Beliau berpesan untuk langkah strategis ini agar memperhatikan untuk menjaga dan merawat pohon-pohon yang sudah ditanam nantinya. Supaya tidak mati, dapat tumbuh besar, dan bermanfaat bagi khalayak banyak.

“Jangan bangga dengan berapa banyak pohon yang ditanam, tetapi banggalah dengan berapa banyak pohon yang bisa hidup. Karena ini juga merupakan komitmen Ibu Megawati,” tutupnya.


banner
NASIONAL
img
Sabtu, 06 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat, pengelola wakaf, serta lembaga keagamaan untuk segera menyertipikatkan tanah wakaf guna mencegah potensi sengketa
img
Sabtu, 06 Juni 2026
Banten, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R didampingi Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih meninjau pembangunan Yonif TP
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN)
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 130 pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam pelantikan yang berlangsung
img
Kamis, 04 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami prosedur dan persyaratan pemecahan bidang tanah sebelum mengajukan permohonan ke Kantor Pertanahan. Layanan ini menjadi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim

MEDIA INDONESIA NEWS