bendera

Selasa, 03 November 2026    09:28 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Empat Anggota OPM Serahkan Senjata dan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi


Badarudin,    26 September 2026,    22:14 WIB

Empat Anggota OPM Serahkan Senjata dan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi
Empat Anggota OPM Serahkan Senjata dan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Puncak Jaya - Empat anggota kelompok bersenjata OPM menyerahkan empat pucuk senjata api kepada Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., dalam Upacara Reintegrasi Nasional di halaman Makodim 1714/Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (26/9/2026). Penyerahan tersebut menjadi bagian dari proses reintegrasi dan komitmen untuk meninggalkan kekerasan serta kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, menjalani kehidupan bersama keluarga dan masyarakat.


Keempat anggota tersebut yakni Bongkar Tabuni dan Lipar Tabuni dari OPM Kodap X/Tolikara serta Bejo Tabuni dan Kopitua Tabuni dari OPM Kodap XXVIII/Yambi. Dalam kegiatan tersebut, keempatnya menyatakan komitmen untuk kembali ke masyarakat melalui pembacaan ikrar dan penciuman Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan penyerahan empat pucuk senjata api.

Senjata yang diserahkan terdiri dari satu pucuk AR-15 kaliber 5,56 mm, satu pistol revolver kaliber 9 mm, satu pistol Trailside Sig Arms kaliber .22 LR, dan satu pistol Combat kaliber 9 mm. Seluruh senjata selanjutnya diamankan dan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan apresiasi atas keputusan keempat anggota tersebut untuk meninggalkan kekerasan dan kembali kepada keluarga serta masyarakat. “Keberanian bukan hanya ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meletakkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik. Hari ini bukan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Hari ini adalah tentang memilih masa depan,” ujar Brigjen TNI Riyanto.


Di tempat terpisah, Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyambut baik keputusan tersebut dan mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih memilih jalan kekerasan untuk mengambil langkah serupa dengan kembali kepada keluarga dan masyarakat. “Kami mengajak mereka yang masih memilih jalan kekerasan untuk berani mengambil langkah yang sama, meletakkan senjata, kembali kepada keluarga dan masyarakat, serta bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya. (Puspen TNI)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS