bendera

Kamis, 03 September 2026    03:24 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


TNI Percepat Penanganan Karhutla Way Kambas, Tim Alfa Diterjunkan dari Udara


Badarudin,    26 Agustus 2026,    15:49 WIB

TNI Percepat Penanganan Karhutla Way Kambas, Tim Alfa Diterjunkan dari Udara
TNI Percepat Penanganan Karhutla Way Kambas, Tim Alfa Diterjunkan dari Udara

Lampung Timur - Menindaklanjuti instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), TNI mengerahkan Tim Alfa gabungan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU ke  Desa Braja Kencana, Lampung Timur, Selasa (25/8/2026). Pengerahan pasukan dilakukan untuk memastikan titik panas dan bara sisa kebakaran benar-benar padam.


Tim Alfa TNI yang terdiri dari unsur TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang diterbangkan dari dari Bandara Sultan Kasim II Riau dan diterjunkan di Desa Braja Kencana, Lampung Timur ini, dilakukan setelah pemantauan menggunakan drone thermal mendeteksi masih adanya titik-titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.Titik-titik tersebut berada di kawasan sekitar 123 hektare yang sebelumnya terbakar pada 23–24 Agustus 2026, meliputi wilayah Desa Braja Kencana dan Braja Luhur.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), yang turun langsung mengkomandoi para prajurit dalam pelaksanaan penanganan karhutla di wilayah TNWK bersama Forkopimda lainnya mengatakan percepatan penanganan juga dilakukan dengan mengerahkan berbagai kemampuan dan teknologi, termasuk water bombing serta drone penyemprot. “Kita juga datangkan drone semprot dengan kapasitas 16 liter, 30 liter, dan 100 liter, sehingga bisa bolak-balik ngisi, diterbangkan ke tempat-tempat yang memang susah dijangkau dengan jalan kaki,” ucap Pangdam.

Sementara itu Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menegaskan bahwa pengerahan kekuatan TNI dalam penanganan karhutla merupakan bentuk respons cepat dan komitmen TNI dalam melindungi masyarakat serta lingkungan. “TNI akan terus mengoptimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki dan bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif,” tegas Kapuspen TNI.


Pengerahan Tim Alfa menjadi bagian dari operasi terpadu untuk memastikan seluruh bara dapat ditemukan, dikendalikan, dan dipadamkan sebelum kembali membesar. Langkah ini sekaligus untuk melindungi habitat gajah Sumatera dan menjaga puluhan desa di sekitar kawasan Way Kambas tetap aman dari ancaman karhutla.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS