bendera

Kamis, 03 September 2026    06:03 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Sang Merah Putih Terbesar di Indonesia Berkibar di Puncak Gunung Cycloop, Koops TNI Habema : Gegap Gempita Damai Persatuan dari Tanah Cenderawasih


Badarudin,    10 Agustus 2026,    18:16 WIB

Sang Merah Putih Terbesar di Indonesia Berkibar di Puncak Gunung Cycloop, Koops TNI Habema : Gegap Gempita Damai Persatuan dari Tanah Cenderawasih
Sang Merah Putih Terbesar di Indonesia Berkibar di Puncak Gunung Cycloop, Koops TNI Habema : Gegap Gempita Damai Persatuan dari Tanah Cenderawasih

Jayapura, mediaindonesianews.com – Di tanah Papua yang kaya akan sejarah dan keindahan alam, semangat nasionalisme kembali berkobar dari Gunung Cycloop Sentani. Ratusan langkah prajurit, pelajar, pemerintah daerah, dan masyarakat berpadu dalam satu tekad melalui Kirab dan Pembentangan Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kampung Ifar Gunung, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (10/8/2026).


Dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni peringatan kemerdekaan, melainkan sebuah pesan kuat tentang persatuan, penghormatan terhadap jasa para pahlawan, serta tekad menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia hingga ke penjuru Tanah Papua.

Kehadiran Pangkoops TNI Habema didampingi oleh Dansatgas Teritorial Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P. dan Dansatgas Banmin Brigjen TNI Brigjen TNI Zamril Philiang bersama unsur TNI/Polri, Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura, pelajar, dan masyarakat disambut melalui Tari Yospan yang dibawakan Sanggar Tari SMKS YPKP Sentani binaan Satgas Teritorial. Tarian khas Papua tersebut menjadi simbol keharmonisan antara budaya, generasi muda, dan seluruh elemen bangsa yang berdiri bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan semangat yang sama, Pangkoops TNI Habema secara resmi melepas Kirab Merah Putih yang diiringi Grup Drumband SMKS YPKP Sentani. Rombongan bergerak menyusuri jalur kirab sepanjang kurang lebih satu kilometer, membawa pesan bahwa kecintaan terhadap bangsa tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian di medan tugas, tetapi juga melalui langkah nyata seluruh masyarakat dalam menjaga persatuan.


Deretan prajurit, pelajar, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat berjalan dalam satu barisan yang berjumlah 1200 orang. Merajut momen Kebersamaan yang menjadi gambaran nyata bahwa Indonesia berdiri kokoh karena kekuatan persatuan akan terus dirawat oleh seluruh anak bangsa.

Setibanya di kawasan Bukit Paralayang Rindam XVII/Cenderawasih, momen bersejarah pun tercipta. Sang Merah Putih dengan ukuran lebar 120 meter dan tinggi 80 meter dibentangkan di atas ketinggian Gunung Cycloop, membentang gagah di bawah langit Papua sebagai simbol bahwa semangat kemerdekaan tidak pernah mengenal batas wilayah, suku, maupun perbedaan.

Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti seluruh peserta ketika penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih dilaksanakan dengan iringan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setiap pandangan tertuju pada bendera yang menjadi lambang perjuangan, pengorbanan, dan cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga menyampaikan bahwa kegiatan Kirab dan Pembentangan Bendera Merah Putih merupakan wujud nyata penguatan nasionalisme serta sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat.

Menurutnya, Merah Putih yang berkibar di Gunung Cycloop bukan hanya simbol peringatan kemerdekaan, tetapi juga pengingat bahwa semangat mempertahankan persatuan dan keutuhan NKRI terus menyala dari Papua untuk Indonesia.

Kehadiran para pelajar menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Langkah mereka membawa Merah Putih menjadi gambaran bahwa generasi muda Papua memiliki peran besar dalam meneruskan perjuangan bangsa, menjaga persaudaraan, serta memperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air.

Di tengah megahnya panorama Papua, pembentangan Sang Merah Putih di Gunung Cycloop menghadirkan pesan mendalam bahwa nasionalisme tumbuh melalui kebersamaan. Dari tarian Yospan, dentuman drumband, langkah kirab, hingga penghormatan kepada bendera negara, seluruh rangkaian kegiatan mencerminkan satu tekad bersama untuk Indonesia yang semakin kuat.

Dari Tanah Papua, Merah Putih kembali berkibar membawa pesan persatuan. Bahwa menjaga negeri bukan hanya tentang mempertahankan wilayah, tetapi juga tentang merawat keberagaman, memperkuat kebersamaan, dan meneruskan semangat perjuangan kepada generasi penerus bangsa.

Mewujudkan komitmen masyarakat Papua, bahwa Indonesia tetap berdiri tegak karena persatuan yang dijaga bersama. Dari Papua, semangat Merah Putih terus menyala untuk Indonesia. (Koops TNI Habema)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS