bendera

Kamis, 03 September 2026    08:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Kementerian ATR/BPN Gelar Cek Kesehatan Gratis, 805 Pegawai Ikut Deteksi Dini Penyakit


Tim Red,    23 Juni 2026,    18:57 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Cek Kesehatan Gratis, 805 Pegawai Ikut Deteksi Dini Penyakit
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai pada 22 hingga 26 Juni 2026. Program yang berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, itu mendapat sambutan positif dari pegawai sebagai langkah preventif untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.


Kementerian ATR/BPN Gelar Cek Kesehatan Gratis, 805 Pegawai Ikut Deteksi Dini Penyakit

Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 805 pegawai mendaftarkan diri untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan kondisi fisik, tekanan darah, konsultasi kesehatan, hingga skrining faktor risiko penyakit. Bagi peserta yang terindikasi memiliki gangguan kesehatan tertentu, disiapkan rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan untuk pemeriksaan lebih mendalam.

Salah satu peserta, Arie Satya Dwipraja (36), pegawai Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian ATR/BPN, menilai program tersebut sangat bermanfaat bagi pegawai yang memiliki aktivitas kerja padat.

“Cek kesehatan ini program yang positif bagi para pegawai. Selain pemeriksaan fisik dan tensi darah, kita juga bisa berkonsultasi mengenai pola makan, pola hidup, hingga aktivitas sehari-hari. Jadi ada masukan yang bisa membantu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kondisi kesehatan,” ujarnya usai menjalani pemeriksaan, Senin (22/6/2026).


Menurut Arie, hasil pemeriksaan yang menunjukkan kondisi kesehatannya dalam batas normal memberikan rasa tenang sekaligus motivasi untuk tetap menjaga pola hidup sehat.

Ia juga mengajak pegawai lain untuk memanfaatkan layanan yang disediakan secara gratis tersebut. Hingga kini, panitia masih membuka pendaftaran bagi pegawai yang ingin mengikuti pemeriksaan kesehatan selama program berlangsung.

Selain memberikan kepastian kondisi kesehatan bagi peserta yang hasilnya normal, program ini juga membantu mendeteksi lebih awal potensi gangguan kesehatan. Salah satu peserta, Widya Nuryana (42), menerima surat rujukan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan berupa Elektrokardiogram (EKG) dan pemeriksaan hematologi lengkap di Puskesmas Kebayoran Baru setelah mengikuti skrining awal.

“Terima kasih, ini benar-benar bentuk upaya preventif dari Kementerian ATR/BPN untuk menjaga kesehatan pegawai sejak dini. Saya mengajak teman-teman yang lain untuk ikut memanfaatkan kesempatan ini,” kata Widya.

Dokter dari Puskesmas Kebayoran Baru, dr. Nabilah Armalia Iffah, menjelaskan bahwa program CKG merupakan bagian dari implementasi program nasional yang diinisiasi pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Fokus utama program tersebut adalah melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit berdasarkan kelompok usia.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit berkembang ke tahap yang lebih serius tanpa disadari penderitanya.

“Harapannya dengan adanya CKG, tidak ada lagi masyarakat yang baru mengetahui penyakitnya ketika sudah berada dalam kondisi parah. Dengan deteksi dini, kondisi seperti prehipertensi atau pradiabetes dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius,” jelas dr. Nabilah.

Selama pelaksanaan hari pertama, sejumlah pegawai teridentifikasi memiliki risiko hipertensi, diabetes, hingga gangguan penglihatan sehingga mendapatkan rekomendasi pemeriksaan lanjutan. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya skrining kesehatan rutin sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas dan kualitas hidup pegawai.

Melalui program CKG ini, Kementerian ATR/BPN berharap budaya hidup sehat dan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala semakin meningkat di lingkungan kerja, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat pencegahan penyakit melalui deteksi dini. ***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Baturaja - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan taktis dan tempur multinasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera

MEDIA INDONESIA NEWS