bendera

Kamis, 03 September 2026    09:17 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


GMNI DKI Jakarta Kritik Putusan Peradilan Militer dalam Kasus Kematian MHS


Tim Red,    30 Mei 2026,    22:36 WIB

GMNI DKI Jakarta Kritik Putusan Peradilan Militer dalam Kasus Kematian MHS
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DKI Jakarta menyampaikan pernyataan sikap yang berisi kritik terhadap penegakan hukum dalam kasus kematian remaja berinisial MHS di Medan serta menyoroti arah kebijakan sektor keamanan dan relasi sipil-militer di Indonesia.


Pernyataan tersebut disampaikan GMNI DKI Jakarta, Sabtu (30/5) dalam dokumen resmi yang diterbitkan organisasi itu sebagai bagian dari respons terhadap putusan pengadilan militer dalam perkara yang melibatkan seorang anggota TNI.

Dalam pernyataannya, GMNI DKI Jakarta menilai vonis 10 bulan penjara yang dijatuhkan kepada terdakwa dalam kasus kematian MHS belum memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban. Organisasi mahasiswa tersebut juga menyoroti fakta bahwa terdakwa tidak menjalani penahanan selama proses persidangan dan belum diberhentikan dari dinas militer.

Ketua DPD GMNI DKI Jakarta menyatakan bahwa putusan tersebut menjadi perhatian serius karena dinilai dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap sistem peradilan, khususnya peradilan militer.


Selain menyoroti kasus tersebut, GMNI DKI Jakarta juga mengkritisi sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan peran militer dalam kehidupan sipil. Organisasi itu menilai prinsip supremasi sipil harus tetap menjadi landasan utama dalam sistem demokrasi pasca-Reformasi.

Dalam dokumen yang sama, GMNI DKI Jakarta mengangkat sejumlah isu terkait hak asasi manusia, pengelolaan sumber daya alam, serta pelaksanaan proyek pembangunan di sejumlah wilayah, termasuk Papua. Mereka berpendapat bahwa negara perlu memastikan seluruh kebijakan pembangunan tetap menghormati hak masyarakat dan prinsip keadilan sosial.

GMNI DKI Jakarta juga mengajak mahasiswa dan masyarakat sipil untuk terus mengawal penegakan hukum, demokrasi, dan perlindungan hak-hak warga negara melalui mekanisme konstitusional.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan sebagai bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi. Namun demikian, sejumlah isu yang disampaikan GMNI DKI Jakarta, termasuk terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia, peran aparat keamanan, maupun kebijakan pemerintah, masih menjadi bagian dari perdebatan publik yang melibatkan berbagai pandangan dan memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak TNI maupun pemerintah terkait sejumlah kritik yang disampaikan dalam pernyataan sikap DPD GMNI DKI Jakarta tersebut.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Baturaja - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan taktis dan tempur multinasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera

MEDIA INDONESIA NEWS