bendera

Rabu, 04 November 2026    02:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Ini Penjelasannya


Tim Red,    20 April 2026,    18:16 WIB

Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Ini Penjelasannya
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Proses balik nama sertipikat tanah dari orang tua ke anak masih kerap membingungkan masyarakat. Selain melibatkan aspek hukum dan administrasi, proses ini juga berkaitan dengan kewajiban pajak yang harus dipenuhi agar peralihan hak sah secara hukum.


Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Ini Penjelasannya

Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Shamy Ardian, menjelaskan bahwa balik nama merupakan proses pengalihan hak atas tanah dari pemilik lama kepada pemilik baru, termasuk dalam lingkup keluarga.

“Balik nama tidak terjadi otomatis meskipun hubungan orang tua dan anak sudah jelas. Tetap harus melalui proses hukum yang berlaku,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/04).

Ia menegaskan, banyak masyarakat baru mengurus balik nama ketika tanah akan dijual atau dijaminkan, sehingga prosesnya terasa lebih berat karena tidak dipersiapkan sejak awal.


Menurut Shamy, langkah paling mendasar adalah memahami perbedaan antara hibah dan waris. Hibah dilakukan saat orang tua masih hidup, sedangkan waris berlaku setelah orang tua meninggal dunia. Perbedaan ini menentukan jenis akta, dokumen, hingga skema pajak yang dikenakan.

Dalam praktiknya, proses balik nama mencakup empat tahapan utama, yaitu penentuan dasar hukum peralihan hak, pembuatan akta oleh PPAT atau notaris, pembayaran pajak dan bea, serta pencatatan di Kantor Pertanahan.

Adapun biaya yang timbul meliputi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya akta hibah atau waris, serta biaya layanan di Kantor Pertanahan atau PNBP. Besaran biaya tersebut bervariasi tergantung nilai tanah di masing-masing daerah.

Untuk menghitung estimasi biaya, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Sentuh Tanahku yang menyediakan simulasi berdasarkan nilai tanah dan luas bidang.

Dalam pengurusan waris, pemohon wajib melampirkan dokumen seperti identitas ahli waris, sertipikat tanah asli, akta kematian, surat keterangan waris, hingga bukti pembayaran pajak. Sementara pada hibah, diperlukan akta hibah dari PPAT, identitas pemberi dan penerima, serta dokumen pajak dan administrasi lainnya.

Shamy mengingatkan, penundaan pengurusan dapat menyebabkan biaya semakin besar, terutama karena kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), potensi denda, serta pembaruan dokumen lama.

“Semakin ditunda, biasanya biaya akan meningkat dan terasa lebih mahal,” tegasnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk segera mengurus balik nama sertipikat guna memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah serta menghindari risiko sengketa di kemudian hari.***


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS