bendera

Rabu, 04 November 2026    05:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


SE No. 1/2026 Jadi Instrumen Penataan Ulang Data Persil dan Mitigasi Risiko Digitalisasi


Tim Red,    26 Februari 2026,    00:13 WIB

SE No. 1/2026 Jadi Instrumen Penataan Ulang Data Persil dan Mitigasi Risiko Digitalisasi
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan pentingnya penataan ulang kualitas data persil sebagai fondasi percepatan transformasi layanan digital melalui Sosialisasi Surat Edaran Sekretaris Jenderal Nomor 1 Tahun 2026. Kebijakan tersebut difokuskan pada penyelesaian hambatan layanan pengukuran dan pemetaan melalui Berita Acara Bidang Terdampak.


SE No. 1/2026 Jadi Instrumen Penataan Ulang Data Persil dan Mitigasi Risiko Digitalisasi

Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menyatakan bahwa pembenahan data pertanahan harus dilakukan dengan prosedur yang jelas dan mitigasi risiko yang terukur, terutama dalam mendukung implementasi Sertipikat Elektronik.

“Sertipikat tanah merupakan produk tata usaha negara yang memiliki kekuatan hukum. Setiap perubahan informasi bidang tanah, terlebih dalam sistem digital, harus memiliki tujuan yang jelas dan prosedur yang benar agar tidak menimbulkan maladministrasi,” ujarnya saat membuka kegiatan Pusdatin Menyapa yang digelar secara daring, Selasa (24/2)

Ia menekankan, perubahan data bidang tanah harus didasarkan pada kebutuhan konkret, seperti peningkatan kualitas data, penanganan tumpang tindih, penyelesaian tunggakan, maupun penyelesaian permasalahan hukum lainnya.


Sementara itu, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), Virgo Eresta Jaya, mengingatkan jajaran Bidang Survei dan Pemetaan di Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan agar tidak lagi melakukan pengukuran secara parsial atau single parcel. Menurutnya, pendekatan sistematis diperlukan dengan turut menata bidang tanah di sekitar objek ukur yang berpotensi terdampak.

“Jika satu bidang diukur, maka bidang di sekitarnya juga perlu ditata. Inilah yang disebut bidang tanah terdampak, agar kualitas data meningkat secara menyeluruh,” jelasnya.

Virgo juga menekankan pentingnya standar validitas persil berbasis akurasi terukur. Setiap bidang tanah yang dipetakan, diolah, hingga melalui proses block adjustment harus memiliki parameter akurasi yang tercatat dalam sistem.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) ATR/BPN, I Ketut Gede Ary Sucaya, memaparkan aspek teknis pascaimplementasi SE Nomor 1/2026. Ia menjelaskan penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik, mekanisme peningkatan kualitas data bidang tanah, hingga batasan proses pemetaan yang diperbolehkan serta langkah mitigasi risiko.

Melalui kebijakan ini, ATR/BPN menargetkan terwujudnya basis data pertanahan yang lebih presisi, terintegrasi, dan akuntabel. Sosialisasi yang diikuti jajaran Survei dan Pemetaan dari seluruh Indonesia tersebut diharapkan menjadi titik awal konsolidasi nasional dalam memperkuat validitas data sebelum seluruh layanan bertransformasi sepenuhnya ke sistem elektronik.***


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS