bendera

Sabtu, 06 Juni 2026    13:33 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Dituding Menyerah, Roy Suryo Cs Tegaskan Permintaan SP3 Bukan Akhir Perjuangan


Fathan,    17 Februari 2026,    13:26 WIB

Dituding Menyerah, Roy Suryo Cs Tegaskan Permintaan SP3 Bukan Akhir Perjuangan
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Tim yang dipimpin oleh Roy Suryo membantah anggapan bahwa permintaan penghentian penyidikan (SP3) dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo merupakan bentuk menyerah. Dalam konferensi pers di Resto Larazetta, Tebet, Jakarta Selatan, mereka menegaskan langkah tersebut justru bagian dari strategi hukum.


Kuasa hukum tim, Refly Harun, menyatakan permohonan penghentian penyidikan diajukan karena pihaknya menilai terdapat cacat prosedur sejak awal proses hukum berjalan.

“Permintaan penghentian penyidikan bukan bentuk menyerah, melainkan karena proses hukum dinilai cacat sejak awal,” ujar Refly di hadapan awak media, Senin (16/2)

Pendapat serupa disampaikan mantan Wakapolri Oegroseno. Ia menilai penerapan restorative justice (RJ) yang disertai penerbitan SP3 terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis seharusnya berdampak pada terlapor lain dalam perkara yang sama. Menurutnya, jika suatu perkara telah dihentikan melalui SP3, maka secara prinsip hukum tidak dapat dilanjutkan terhadap pihak lain dengan pokok perkara identik.


Namun demikian, Oegroseno menegaskan bahwa penghentian perkara pencemaran nama baik melalui mekanisme restorative justice tidak serta-merta menghapus substansi polemik dugaan ijazah yang sebelumnya dipersoalkan.

Dalam kesempatan yang sama, Roy Suryo Cs juga kembali memaparkan temuan mereka mengenai lima spesimen ijazah yang diklaim berbeda satu sama lain. Mereka menyebut telah melihat dua versi terbaru dalam gelar perkara 15 Desember 2025, namun tidak diperkenankan mendokumentasikan dokumen tersebut.

Selain itu, tim juga menyoroti skripsi Jokowi saat menempuh studi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Roy Suryo mempertanyakan perbedaan tampilan fisik skripsi tahun 1985 dibandingkan dengan skripsi alumni lain pada periode yang sama, termasuk soal jenis kertas dan penulisan gelar mantan Dekan Fakultas Kehutanan, Achmad Soemitro.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Presiden maupun UGM terkait pernyataan terbaru Roy Suryo Cs tersebut.(FF)


banner
NASIONAL
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN)
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 130 pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam pelantikan yang berlangsung
img
Kamis, 04 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami prosedur dan persyaratan pemecahan bidang tanah sebelum mengajukan permohonan ke Kantor Pertanahan. Layanan ini menjadi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim
img
Rabu, 03 Juni 2026
Singapura - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting
img
Rabu, 03 Juni 2026
Tangerang-Mediaindonesianews.com: Kehadiran layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara terintegrasi

MEDIA INDONESIA NEWS