bendera

Rabu, 04 November 2026    07:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


KH. Marsudi Syuhud Soroti Tekanan Ekonomi Global, Tekankan Pentingnya Disiplin dan Kontrol Atensi


Tim Red,    05 Januari 2026,    11:39 WIB

KH. Marsudi Syuhud Soroti Tekanan Ekonomi Global, Tekankan Pentingnya Disiplin dan Kontrol Atensi
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Marsudi Syuhud, menilai kondisi ekonomi dan sosial saat ini berada dalam situasi yang sulit diprediksi. Ketidakpastian tersebut, menurutnya, menuntut setiap individu dan organisasi untuk memiliki disiplin tinggi serta kemampuan mengendalikan fokus dan perhatian dalam menghadapi perubahan yang cepat.


Hal itu disampaikan KH. Marsudi Syuhud saat memberikan tausiyah di lingkungan Ekonomi Darul Uchwah, Masjid Al Uchwah 2, Jalan Kedoya Duri Raya No. 24, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (3/1).

Ia menggambarkan berbagai peristiwa yang terjadi belakangan, mulai dari musibah banjir bandang di Aceh dan Sumatera yang datang secara tiba-tiba, hingga dinamika global seperti perubahan geopolitik dan ekonomi dunia. Salah satunya adalah ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan Cina yang berdampak pada kebijakan tarif tinggi terhadap produk Cina.

“Perubahan global ini sangat cepat dan sulit diprediksi. Bahkan ada pabrik otomotif di Eropa yang sudah lama mati, tiba-tiba dihidupkan kembali oleh Cina dengan investasi besar,” ujarnya.


KH. Marsudi juga menyoroti perkembangan teknologi yang menurutnya sudah diriset untuk ratusan tahun ke depan. Ia menyebut sejumlah negara telah mampu memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya utama, sementara negara lain seperti Arab Saudi berhasil merekayasa hujan hingga mengubah wilayah tandus menjadi hijau.

“Kalau teknologi seperti ini digunakan dalam konteks perang, bisa dibayangkan betapa dahsyat dampaknya,” katanya.

Di sisi lain, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan realitas di tingkat keluarga dan masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Agama, angka perceraian disebut mengalami peningkatan signifikan yang dipicu oleh tekanan ekonomi.

Ia juga menyinggung banyaknya sekolah yang tutup, usaha yang gulung tikar, hingga sektor perhotelan yang mulai sepi pelanggan sebagai dampak langsung dari perubahan ekonomi yang cepat.

Menghadapi situasi tersebut, KH. Marsudi mengajak masyarakat untuk menerapkan konsep “control attention” atau kontrol atensi, sebagaimana dikemukakan oleh Napoleon Hill. Konsep ini menekankan disiplin tinggi dalam mengarahkan pikiran dan seluruh kemampuan untuk fokus pada tujuan yang ingin dicapai.

“Intinya adalah disiplin yang sangat tinggi, mengoordinasikan seluruh kekuatan pikiran dan mengarahkannya pada satu tujuan. Itu yang membuat banyak orang dan usaha mampu bertahan,” tegasnya.

Menurutnya, kontrol atensi menjadi kunci penting agar individu, keluarga, maupun organisasi mampu bertahan dan beradaptasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan perubahan global yang semakin kompleks. (ips)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS