bendera

Minggu, 07 Juni 2026    06:54 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Aksi Massa Guncang Jakarta, Tuntut Bubarkan DPR hingga Reformasi Kepolisian


benz,    01 September 2025,    10:54 WIB

Aksi Massa Guncang Jakarta, Tuntut Bubarkan DPR hingga Reformasi Kepolisian
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Gelombang aksi massa yang berujung amuk massa menyeruak dengan tiga tuntutan utama: pembubaran DPR, pengesahan RUU Perampasan Aset, dan reformasi Kepolisian. Tuntutan tersebut dinilai sebagai cerminan krisis kepercayaan publik terhadap lembaga negara, khususnya parlemen.


Koordinator Eksekutif JAKI Kemanusiaan Inisiati sekaligus Inisiator Fraksi Rakyat, Yudi Syamhudi Suyuti, menilai amuk massa ini bukan sekadar ekspresi kemarahan spontan, melainkan indikasi adanya “penyakit lama” dalam tubuh negara yang bersumber dari DPR sebagai jantung sistem politik Indonesia.

“DPR adalah pusat dari penyumbatan politik dan hukum sejak reformasi. Gejolak massa yang menuntut pembubaran DPR sesungguhnya bahasa demonstratif yang menandakan perlunya perombakan total sistem ketatanegaraan,” ujar Yudi dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/8).

Menurutnya, DPR memegang peran sentral dalam menentukan arah kekuasaan, mulai dari legislasi, pengesahan UU Pemilu, seleksi hakim, hingga pengawasan terhadap presiden. Karena itu, ia menyebut desakan pembubaran DPR muncul sebagai simbol ketidakpuasan rakyat atas mandeknya fungsi utama parlemen.


Selain itu, Yudi menegaskan bahwa desakan agar RUU Perampasan Aset segera disahkan merupakan bagian dari upaya membongkar penyumbatan aliran ekonomi nasional akibat praktik korupsi dan penyimpangan anggaran.

“Ekonomi kita seperti aliran darah yang tersumbat. Korupsi adalah tumor yang harus segera dioperasi lewat instrumen hukum yang kuat,” katanya.

Sementara itu, tuntutan reformasi Kepolisian muncul dari kritik bahwa institusi Polri selama ini kerap dijadikan alat kekuasaan politik. “Polisi harus dikembalikan ke relnya sebagai institusi keamanan, bukan kekuatan politik. Reformasi Polri penting, karena mereka punya dua kekuatan besar: senjata dan hukum,” tegas Yudi.

Lebih jauh, Yudi mendorong lahirnya Fraksi Rakyat di parlemen sebagai saluran partisipasi politik langsung dari masyarakat. Ia meyakini keberadaan Fraksi Rakyat dapat memperkuat pengawasan terhadap cabang-cabang kekuasaan, termasuk eksekutif dan yudikatif.

“Kami terus membawa dua garis aspirasi politik: pembentukan Fraksi Rakyat di DPR dan reformasi Kepolisian. Dengan begitu, Presiden bisa benar-benar berfungsi sebagai pelayan rakyat, bukan sekadar aktor politik,” pungkasnya. (benz)


banner
NASIONAL
img
Sabtu, 06 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat, pengelola wakaf, serta lembaga keagamaan untuk segera menyertipikatkan tanah wakaf guna mencegah potensi sengketa
img
Sabtu, 06 Juni 2026
Banten, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R didampingi Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih meninjau pembangunan Yonif TP
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN)
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 130 pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam pelantikan yang berlangsung
img
Kamis, 04 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami prosedur dan persyaratan pemecahan bidang tanah sebelum mengajukan permohonan ke Kantor Pertanahan. Layanan ini menjadi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim

MEDIA INDONESIA NEWS