bendera

Rabu, 04 November 2026    10:02 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Airborne Operations: Prajurit TNI dan Pasukan Multinasional Kuasai Langit Baturaja


Badarudin,    28 Agustus 2025,    08:27 WIB

Airborne Operations: Prajurit TNI dan Pasukan Multinasional Kuasai Langit Baturaja
Airborne Operations: Prajurit TNI dan Pasukan Multinasional Kuasai Langit Baturaja

Baturaja - Langit Baturaja pagi ini menjadi saksi ketangguhan prajurit TNI bersama pasukan multinasional dalam melaksanakan Airborne Operations atau operasi lintas udara, salah satu atraksi utama dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield 2025.


 

Dari ketinggian 400 meter, prajurit TNI bersama pasukan lintas udara Amerika Serikat, dan Jepang, terjun dari pesawat angkut militer menggunakan parasut, mendarat dengan presisi tinggi di zona pendaratan, bertempat di Drop Zone, Puslatpur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan, Rabu (27/8/2025)

 


Sebanyak 129 peterjun beraksi menunjukkan profesionalisme, keberanian, dan kemampuan interoperabilitas dalam operasi lintas udara. Mereka terdiri dari prajurit Yonif Para Raider 330 Kostrad sebanyak 34 personel, Denmatra 1 Korpasgat TNI AU 16 personel, dan Brigrif 17 Kostrad 6 personel. Sedangkan peterjun internasional terdiri dari Amerika Serikat yang menerjunkan 50 personel dari 1st Special Force dan 4th Quartermaster, sementara Jepang menerjunkan 40 personel dari 3rd Infantry Battalion dan 14 personel dari 1st Airborne Brigade.

 

Dalam latihan ini, berbagai aset militer udara dilibatkan dari negara peserta, di antaranya pesawat angkut C-130 dan CN-295 milik TNI Angkatan Udara, CN-235 dari Angkatan Udara Prancis, serta C-130 dari Amerika Serikat dan Jepang.

 

Latihan Airborne Operations bertujuan untuk melatih kemampuan penyusupan pasukan secara cepat ke wilayah operasi, baik untuk merebut sasaran strategis maupun memperkuat posisi pertahanan. Selain itu, latihan ini juga memperkuat kerja sama militer antar negara dalam menghadapi ancaman bersama di kawasan Indo-Pasifik.

 

Adapun skenario latihan meliputi penerjunan massal secara serentak, perebutan lapangan udara strategis melalui serbuan udara, misi lanjutan berupa pengamanan dan konsolidasi pasukan darat, hingga integrasi komando gabungan multinasional.

 

Bagi prajurit TNI, operasi lintas udara ini memberikan pengalaman berharga dalam taktik modern sekaligus meningkatkan kepercayaan diri untuk beroperasi bersama pasukan multinasional. Latihan ini juga menunjukkan kesiapan Indonesia menghadapi tantangan kawasan, dengan tetap menjunjung tinggi kerja sama dan solidaritas antar negara.

 


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS