bendera

Rabu, 04 November 2026    10:02 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


JAKI Tawarkan Mediasi untuk Massa Aksi, Serukan Hentikan Tindakan Brutal 28 Agustus 2025


benz,    27 Agustus 2025,    23:22 WIB

JAKI Tawarkan Mediasi untuk Massa Aksi, Serukan Hentikan Tindakan Brutal 28 Agustus 2025
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menyikapi rencana massa aksi yang berpotensi melanjutkan aksi brutal pada 28 Agustus 2025, JAKI Kemanusiaan Inisiatif menyampaikan ajakan mediasi sebagai langkah alternatif agar ketegangan tidak semakin meningkat.


Koordinator Eksekutif JAKI Kemanusiaan Inisiatif, Yudi Syamhudi Suyuti, menegaskan bahwa fenomena amuk massa belakangan ini tidak bisa dipandang sebagai kejadian spontan. Ia menilai, gerakan tersebut menunjukkan adanya pengorganisasian yang rapi, dukungan logistik besar, serta tujuan politik tertentu yang tidak disampaikan secara terbuka.

“Kami melihat tindakan para massa aksi ini sangat terorganisir, dan logistiknya pun juga tidak sedikit. Namun apa yang hendak ditargetkan secara politik menyulitkan Negara dan masyarakat umum, karena tidak ada tokoh-tokohnya, tidak ada aspirasinya, dan otak dari gerakannya juga tidak mau menampakkan diri,” ujar Yudi dalam keterangan tertulis, Rabu (27/8).

Melihat potensi eskalasi, JAKI menawarkan diri untuk menjadi mediator antara massa aksi dengan pemerintah. Mediasi ini diharapkan bisa menjembatani komunikasi sehingga tujuan yang ingin dicapai dapat dikomunikasikan secara rasional tanpa harus menimbulkan kerusakan atau kerugian publik.


“Kami dari JAKI Kemanusiaan Inisiatif ingin menawarkan diri secara inisiatif sebagai mediator, yang bisa menjadi jembatan komunikasi antara massa aksi dengan Negara agar terjadi titik temu. Namun kelompok massa aksi harus menunjuk perwakilan-perwakilan mereka dan tidak lagi membuat amuk massa maupun tindakan destruktif,” tambah Yudi.

Menurut JAKI, komunikasi yang baik akan menghasilkan kesepakatan yang baik pula, yang bermanfaat bagi semua pihak. Karena itu, pihaknya membuka ruang dialog terbuka dengan perwakilan massa aksi untuk kemudian menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah melalui jalur yang tepat.

“Perdamaian terburuk jauh lebih baik dari permusuhan. Semua bisa dibicarakan,” tegas Yudi.

JAKI Kemanusiaan Inisiatif pun mengundang pihak-pihak terkait untuk segera melakukan komunikasi, baik melalui komentar publik maupun kontak langsung via WhatsApp di nomor +62 813-9829-0278. (benz)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS