bendera

Rabu, 04 November 2026    10:02 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Seluruh Wilayah Papua Rayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan Aman dan Damai


Badarudin,    18 Agustus 2025,    16:38 WIB

Seluruh Wilayah Papua Rayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan Aman dan Damai
Seluruh Wilayah Papua Rayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan Aman dan Damai

Papua - Narasi yang beredar mengenai ratusan warga Intan Jaya mengungsi akibat konflik bersenjata di Sugapa tidak sesuai dengan fakta di lapangan (hoax). Isu tersebut merupakan propaganda yang sengaja dihembuskan oleh OPM untuk membalikkan keadaan setelah kehilangan sejumlah tokohnya.


 

Pada 11–12 Agustus 2025, prajurit TNI Koops Habema berhasil melaksanakan operasi penindakan secara terukur yang menewaskan tokoh OPM serta melukai tokoh OPM lainnya. Operasi penindakan ini membuat gerombolan OPM semakin terdesak, sehingga berusaha menciptakan opini seolah-olah masyarakat sipil menjadi korban.

 


Fakta di lapangan justru menunjukkan kehidupan masyarakat berjalan normal. Aktivitas warga di pasar, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum tetap berlangsung seperti biasa. Bahkan, peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Intan Jaya berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat.

 

Upacara penaikan bendera pada pagi hari dipimpin langsung oleh Bupati Intan Jaya. Demikian pula di wilayah lain Papua, di Provinsi Papua Pegunungan, Gubernur Papua Pegunungan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada penaikan bendera, sementara upacara penurunan bendera sore harinya dipimpin oleh Wakil Gubernur. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, dihadiri masyarakat, pelajar, tokoh agama, dan tokoh adat setempat, tanpa adanya gangguan keamanan.

 

Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/8/2025), menegaskan: “Isu pengungsian massal yang dikaitkan dengan aparat TNI adalah propaganda OPM yang acapkali dilakukan saat gerombolan itu mulai terdesak akibat operasi penindakan yang dilakukan oleh TNI berdasarkan informasi dan bantuan masyarakat yang berhasil menewaskan tokoh OPM dan anggotanya.Faktanya, masyarakat tetap beraktivitas normal dan upacara HUT RI di seluruh wilayah Papua berlangsung aman. TNI selalu melaksanakan operasi secara profesional, terukur, dan mengutamakan perlindungan terhadap warga sipil.”

 

Narasi adanya pengungsian massal hanyalah upaya OPM untuk memutarbalikkan fakta demi kepentingan propaganda. TNI bersama seluruh aparat negara tetap berkomitmen menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di Papua. Namun demikian TNI akan tetap menyambut dengan tangan terbuka apabila ada anggota OPM yang menyadari kekeliruannya dan hendak kembali ke pangkuan Ibu pertiwi untuk bersama sama membangun Papua.


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS