bendera

Selasa, 03 November 2026    12:40 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Ketum PBNU Kiai Said Aqil : Percuma Bernegara Jika Tak Membangun Manusia Berkarakter


dee maz,    15 Desember 2019,    13:51 WIB

Ketum PBNU Kiai Said Aqil : Percuma Bernegara Jika Tak Membangun Manusia Berkarakter

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia terus meningkat seiring berjalannya tahun. Laporan United Nations Development Programme (UNDP) terbaru Desember 2019 menunjukkan adanya peningkatan. Namun, hal itu saja tidak cukup. Negara juga harus membangun manusia yang berkarakter.


Hal itu ditegaskan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj saat menyampaikan Orasi Ilmiah pada Wisuda Unusia Tahun Akademik 2019-2020 di Kampus Unusia Kemang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/12).

"Percuma bernegara, berkelompok kalau agendanya bukan membangun manusia berkarakter," ujar Kiai Said di Kampus B Unusia, Parung, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (14/12).

Menurutnya, pembangunan juga harus dilakukan kepada manusia secara berkelompok, tidak hanya manusia secara individu. Ia menyitir Al-Qur'an Surat Al-Hujurat ayat 13 yang menjelaskan penciptaan manusia berbangsa dan bersuku untuk saling mengenal. Ayat tersebut juga menegaskan bahwa yang paling mulia di antara manusia adalah yang paling bertakwa.


Manusia di situ, jelas Kiai Said, bukan secara individual melainkan komunal dalam ikatan kenegaraan. "Yang ditekankan bukan individu. Kasya'bin wa qabilah, negara paling mulia kabilah paling mulia," terang Pengasuh Pesantren Al-Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan itu.

Ia menambahkan, negara yang demikian ini bukan Indonesia ataupun Arab Saudi, tetapi negara-negara di wilayah Skandinavia seperti Swedia. Dikatakan, di sana tidak ada pencurian sehingga negerinya aman, tenteram, jujur, dan adil.

Berangkat dari hal tersebut, Kiai Said menyampaikan bahwa membangun 'nas', komunitas manusia ini cukup sulit. Sebab, pembangunan ini jika berhasil bukan satu dua orang saja yang mulia, tetapi seluruh warga dalam satu negara.

Hal itulah, kata Kiai Said, yang disebut dalam Al-Qur'an sebagai ishlahin bayna al-nas, membangun kemaslahatan di tengah komunitas manusia.
Selain 'nas', manusia dalam bahasa Arab juga disebut sebagai 'basyar', manusia dalam arti fisik. Manusia juga dikatakan sebagai insan yang digariskan dalam Al-Qur'an itu merugi kecuali yang beriman, beramal saleh, dan saling berwasiat tentang ketakwaan dan kesabaran. (nu)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...

MEDIA INDONESIA NEWS