bendera

Selasa, 03 November 2026    09:08 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Gubernur Jatim Akan Tindak Tegas Pencemar Bengawan Solo


di maz,    05 Desember 2019,    11:02 WIB

Gubernur Jatim Akan Tindak Tegas Pencemar Bengawan Solo

Surabaya – MediaINdonesiaNews : Pemprov Jawa Timur telah mengambil langkah cepat terkait adanya perubahan warna air sungai yang menjadi merah tua di beberapa wilayah aliran sungai Bengawan Solo di Jatim.


Salah satunya dengan mengambil sampel di 5 titik sungai, yaitu tiga titik di Bojonegoro (bandung gerak; jembatan padangan; Ds Kracaan Ngraho) dan dua titik di Ngawi yaitu jembatan Pitu dan Mantingan."Sampel air sungai tersebut sudah kita ambil pada tanggal 29 dan 30 November kemarin. Hasilnya baru keluar kemarin tanggal 4 Desember," terang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat ditemui di Surabaya (5/12).

Hasil uji kualitas air sungai di titik Bojonegoro parameter pencemar mineral Logam di jembatan padangan tertinggi TDS = 570 mg/l ;pH =7,62 ; NH4=0.0362mg/l;Mn=1.26 mg/l; Zn=0.0113mg/l;Pb=<0.0547 mg/l Cd=<0.00935 mg/l;. Hal ini menunjukkan bahwa TDS kekeruhan masih dibawah standart Baku Mutu Air sungai kelas III ( TDS = 1000 mg/l ) dan Unsur Pb Baku Mutu 0.03 mg/l sedikit melebihi.

Sehingga dapat dianalisa bahwa pengaruh warna masih dalam batas toleransi karena saat yang sama langsung dibuka pintu air perum jasa tirta (PJT) Madiun untuk penetrasi sehingga kondisi aliran air sungai normal kembali. Untuk menjaga baku mutu air sungai di masa yang akan datang .


Gubernur Jatim yang lekat disapa Khofifah ini mengharapkan sinergitas yang lebih kuat antara pihak aparat penegak hukum, kementerian teknis dan pemprov Jateng dan Jatim.

Ia menjelaskan perubahan warna air sungai menjadi merah tua kemungkinan disebabkan beberapa faktor. Dan untuk mengetahui penyebab pastinya harus dibuktikan lewat pengujian ilmiah pada sampel yang sudah diambil.

"Perubahan warna akibat pencemaran sungai tersebut bisa dimungkinkan dari beberapa faktor. Dan, tentunya kita harus lakukan pembuktian lewat pengujian ilmiah. Jika terbukti pencemarnya kami mohon dapat ditindak tegas sesuai peraturan perundang- perundangan yang berlaku," terang orang nomor satu di Jatim ini sembari menjelaskan khususnya untuk sampel air di tiga titik di wilayah Bojonegoro dan dua titik di Ngawi.

Lebih lanjut disampaikan, pada tanggal 3 Desember juga telah diselenggarakan Kongres Sungai Bengawan Solo di Semarang.

Pada kegiatan tersebut, juga dibahas pentingnya daya dukung alam dan lingkungan. Utamanya, terkait kualitas baku mutu air sungai.

"Dua bulan lalu saya sudah berkoordinasi dengan pak Ganjar (Gubernur Jateng) terkait baku mutu air di sungai Bengawan Solo. Dan ternyata pak Ganjar juga menyoalkan kualitas baku mutu air Bengawan Solo yang mengalami penurunan kualitas cukup dalam," kata Khofifah.

Khofifah berharap, Kementrian LHK bersama kementerian PUPR dapat melakukan proses tindak lanjut atas kasus ini dan jika terbukti harus diberi peringatan sampai dengan sanksi sesuai peraturan petundang- undangan bagi perusahaan yang membuang limbahnya secara tidak bertanggung jawab.

Bahkan perlu tindakan tegas jika memang dianggap efektif dan bisa menjerakan. Sebagaimana kementerian KLHK juga memberikan strict punishment pada perusahaan pembakar hutan.

Pada hasil Rakor juga disepakati adanya action plan dan surat keputusan bersama antara Provinsi Jatim dan Jateng untuk penanggulangan sungai Bengawan Solo. Sehingga, tidak ada daerah yang merasa terkena dampak pencemaran.

Menurutnya, berbagai upaya mempertahankan baku mutu air sungai ini menunjukkan pentingnya mencintai sungai. Karenanya, ia berharap sungai bisa menjadi beranda depan bagi seluruh warga bukan hanya di Jatim dan Jateng.

"Mencintai sungai ini menjadi bagian penting. Oleh sebab itu, saya sudah beberapa kali melakukan susur sungai. Harapannya sungai bisa menjadi beranda depan semua warga. Dan yang tak kalah penting semua habitat di sungai bisa hidup dengan baik," pungkas mantan Menteri Sosial ini.


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS