bendera

Kamis, 03 September 2026    06:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Wamenlu RI Tekankan Pentingnya Pelindungan WNI di Luar Negeri


di maz,    01 Desember 2019,    11:35 WIB

Wamenlu RI Tekankan Pentingnya Pelindungan WNI di Luar Negeri

​Jakarta – MediaIndonesiaNews : Pelindungan WNI di luar negeri adalah tugas semua komponen bangsa. Bukan hanya Kemlu, bukan hanya Pemerintah.


Wakil Menlu RI Mahendra Siregar (30/11) menyampaikan pesan tersebut saat membuka Safe Travel Fest 2019 bertema “Stay Safe and Enjoy Your Trip” di Mal Kota Kasablanka Jakarta, pada 27 November - 1 Desember 2019.

"Mari kita teruskan komitmen kolaborasi lintas sektor, pemerintah dan non-pemerintah, dan semua pemangku kepentingan, untuk meningkatkan keselamatan WNI di luar negeri”, ajak Wamenlu Siregar.

Wamenlu juga mengajak semua yang terlibat dalam upaya pelindungam untuk mengubah mindset, "Pelindungan yang efektif adalah mencegah sebelum muncul masalah, menempatkan warga bukan hanya sebagai objek tapi juga subjek pelindungan, dan memberdayakan warga untuk aktif melakukan langkah pencegahan sebagai bentuk pelindungan diri sendiri.


Pesan tersebut mendasari Kementerian Luar Negeri melakukan inovasi digital sebagai platform pemberdayaan masyarakat. Platform yang dinamakan Safe Travel.

Kegiatan Safe Travel Fest mengambil tagline “Stay Safe and Enjoy Your Trip” dan menjadi sarana Kemlu dalam mengampanyekan penggunaan aplikasi Safe Travel untuk perjalanan ke luar negeri dengan aman dan nyaman.

Sepanjang pelaksanaan Safe Travel Fest 2019, diadakan berbagai talkshow tematik yang menghadirkan banyak pihak yang berkaitan dengan perjalanan ke luar negeri seperti travel influencers, asosiasi agen perjalanan umrah, hingga kedutaan asing, dengan tema-tema talk show yang tidak kalah menarik seperti kebijakan visa negara asing, jasa titipan (jastip), literasi keuangan untuk traveling, studying abroad, traveling for women, umrah dan haji, dan isu-isu menarik lainnya seputar berpergian ke luar negeri yang aman dan nyaman.

Disediakan pula booth tematik kawasan dunia untuk mengakomodasi pengunjung untuk berswafoto, serta beragam door prize menarik bagi para pengunjung yang telah mengunduh aplikasi Safe Travel.

Sebagai sarana mewujudkan pelindungan WNI yang menjadi salah satu prioritas politik luar negeri Indonesia, kegiatan Safe Travel Fest 2019 diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat Indonesia mengenai bagaimana melakukan perjalanan ke luar negeri yang aman dan nyaman.

Selain itu, aplikasi Safe Travel yang disiapkan Kemlu diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pelancong Indonesia serta menjadi instrumen pelindungan WNI yang memastikan kehadiran negara tidak hanya secara fisik tapi juga secara digital.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS