bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


RSU Bhakti Asih dan Apartemen Green Cleosa Dukung Kerja Konkrit Kapten Indonesia


di maz,    29 November 2019,    00:34 WIB

RSU Bhakti Asih dan Apartemen Green Cleosa Dukung Kerja Konkrit Kapten Indonesia

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Ketua Umum Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia (Kapten Indonesia) dalam siaran persnya menyampaikan, salah satu dalam membangun generasi sumber daya manusia unggul, profesional dan diakui dunia internasional, mendapatkan apresiasi dari banyak pihak.


Komisaris PT Bhakti Asih Medika Pratama yang membawahi RSU Bhakti Asih, Memet Slamet mengakui, Kapten Indonesia memiliki tujuan yang mulia.

Apalagi visi misi Kapten Indonesia senada dengan program nasional, yakni memberikan prioritas kepada angkatan kerja.

Memed dalam jumpa pers di RSU Bhakti Asih, Tangerang, Kamis (28/11) mengatakan "Keterkaitan kami berawal dari program nasional yang memberikan prioritas kepada angkatan kerja tentunya ini program yang perlu disambut dengan baik. Untuk bisa berhasil program itu menurut hemat kami perlu ada partisipasi dari masyarakat untuk bahu-membahu mencapai tujuan SDM Indonesia yang berkualitas. Dalam hal ini, kami melihat KAPTEN ini miliki tujuan yang mulia yaitu meningkatkan tujuan kompetensi dan kapabilitas angkatan kerja nasional untuk meningkat ke arah yang lebih tinggi sampai pada tataran dunia kerja global".


“Kapten ini memiliki jaringan sangat luas. Gagasan ini digagas oleh insan-insan berkualifikasi secara internasional. Ini menjadi demand tenaga kerja Indonesia. Hal ini pula yang menjadi alasan kenapa Bhakti asih mendukung kapten Indonesia,” imbuh H. Memed.

Apresiasi juga datang dari Komisaris Apartemen Green Cleosa, Dede Mulyati menjelaskan bahwa pihaknya dan Kapten Indonesia memiliki tujuan yang sama. Terutama, yang berkaitan dengan peningkatan SDM. “Kami dan Kapten punya pemikiran yang sama dan sejalan. Terutama dalam hal sosial pendidikan, sosial kesehatan dan sosial kemasyarakatan,” kata Komisaris Dede Mulyati.

Dede menambahkan, “Green Cleosa, merupakan lokasi yang strategis, sehingga Kapten Indonesia nantinya juga akan memiliki kantor yang berpusat di kawasan-kawasan perkantoran, apartemen, dan hotel-hotel”.

Selain itu, Dede juga mengatakan bahwa pihaknya juga telah mendirikan akademik kebidanan yang nanti akan disinergikan dengan Kapten Indonesia.

“Di kawasan Green Cleosa, kami mendirikan PT akademik kebidanan dan sudah tekareditasi B. Dan akan ada tambahan prodi. Sedangkan markas Kapten sendiri, akan berada di lingkungan Green Cleosa yang merupakan kawasan apartemen, hotel, dan kantor-kantor.” kata komisaris Apartemen Green Cleosa ini.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS