bendera

Kamis, 03 September 2026    05:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Menko Airlangga Lepas Keberangkatan Atlet Wushu SEA Games 2019


di maz,    28 November 2019,    12:11 WIB

Menko Airlangga Lepas Keberangkatan Atlet Wushu SEA Games 2019

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam posisinya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Wushu Indonesia, melakukan pelepasan secara khusus kepada 14 atlet wushu yang akan berlaga di ajang SEA Games 2019 Filipina.


Menko Airlangga dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus PB Wushu Indonesia, para official dan juga atlet.

Airlangga mengapresiasi para atlet yang telah berlatih keras sebelumnya di negeri Tirai Bambu sehingga terjadi peningkatan signifikan terhadap kualitas mereka.

Airlangga mengharapkan lagu "Indonesia Raya" akan kembali berkumandang, dan bendera Merah Putih dikibarkan, yang menandakan perolehan medali, khususnya di cabang olahraga (cabor) wushu.


 Menko Airlangga mengatakan “Yang utama kembali kepada merah putih, (itu adalah) lambang di baju, dan kita kumandangkan merah putih sebanyak mungkin. Tidak ada beban, tapi ada target. Jadi, tentu kita yakin karena semangat dan mental, Insya Allah sudah teruji semua, tinggal menjaga kondisi fisik dan makanan (yang dikonsumsi)”.

Menko Airlangga juga berharap untuk target medali, minimal akan menyamai perolehan di Sea Games 2017 di Kuala Lumpur – Malaysia. Yaitu 3 emas, 3 perak dan 6 perunggu.

“Kita berdoa semoga semua dapat medali. Pemerintah pasti akan memikirkan insentif kalau dapat medali. Selamat berjuang, semoga Allah SWT bersama kita semua. Chayo!!” tegas Airlangga kepada semua atlet yang hadir di kediamannya, pada Rabu (27/11).

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa harapan terhadap cabor wushu itu besar.

Dengan target masuk dalam peringkat 2 (dua) besar di klasemen SEA Games 2019 mendatang, maka cabor wushu malah diharapkan dapat menyumbangkan minimal 4 (empat) medali emas.

Menpora Zainudin menjelaskan “Saya diberi target masuk (peringkat) 2 besar dari Presiden Jokowi, jadi ini saya teruskan kepada cabor-cabor. Presiden juga ingin agar Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, serta ingin membawa kejuaraan-kejuaraan dunia dari berbagai cabor agar dilangsungkan di sini”.

Ia pun mendoakan semoga keberangkatan para atlet wushu selamat sampai ke Manila.

Mereka disarankan langsung fokus bertanding, dan membiarkan isu-isu yang lain menjadi fokus pemerintah saja.

Menpora mengobarkan semangat para atlit, Ia berseru “Selamat berangkat, karena dedikasi dan dukungan Ketua Umum (PB) Wushu Indonesia luar biasa. Indonesia bisa, Indonesia juara!”


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS