bendera

Kamis, 05 November 2026    02:31 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Alutsista Terbaru TNI AU Siap Kawal Kedaulatan Udara Nasional


Badarudin,    01 Desember 2023,    17:25 WIB

Alutsista Terbaru TNI AU Siap Kawal Kedaulatan Udara Nasional
Alutsista Terbaru TNI AU Siap Kawal Kedaulatan Udara Nasional

Jakarta - Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M. mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si menghadiri penyerahan delapan unit helikopter angkut berat H255M dan satu unit H255M full flight simulator dari Menhan RI kepada Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo di Lanud Atang Sendjaja Bogor, Jumat (1/12/2023).


 

Helikopter H225M ini merupakan produk kerja sama industri antara PTDI dengan Airbus Helicopters. Kedelapan helikopter tersebut dikirimkan secara bertahap, sejak dikirimkannya unit pertama pada tanggal 14 September 2023 dari Apron Hanggar Rotary Wing PTDI.

 


H225M dikenal sebagai helikopter yang aman, andal, kuat, dan serbaguna yang mampu melaksanakan berbagai misi seperti  operasi khusus, SAR, evakuasi medis, pengawasan maritim, dan bantuan tembakan dari udara.

 

H225M juga dapat dilengkapi dengan sistem persenjataan  yang memungkinkannya untuk menangani semua jenis skenario operasi, baik dalam konflik konvensional maupun asimetris.

 

Pesawat helikopter angkut berat H255M merupakan perkuatan bagi TNI AU khususnya Skadron Udara 8 Wing 4 Pangkalan Udara Atang Sendjaja Bogor.

 

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan bahwa, Indonesia adalah negara yang besar dengan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia, ekonomi termasuk ke-16 besar dan luas wilayah yang sama dengan Eropa, memerlukan Alutsista sarana pertahanan yang harus mampu mengawal kedaulatan bangsa dan negara, dan itu tidaklah murah. "Ada yang mengatakan pertahanan itu mahal, kemerdekaan itu mahal, kedaulatan itu mahal, kita mau jadi negara yang merdeka itu mahal, mau jadi negara terhormat itu mahal", ujarnya.

 

Indonesia harus punya Angkatan Udara yang handal dan unggul, sebagai alat pertahanan negara dan bukan untuk melakukan agresi ke negara lain. "Bukan mau gagah-gagahan atau mengancam siapapun, kita ingin damai dan tetap merdeka, kalau kita ingin damai harus siap untuk perang itu adalah hukum sejarah", pungkasnya.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Panglima Komando Operasi Udara Nasional Marsdya TNI Mohamad Tonny Harjono, Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsda TNI Yusuf Jauhari, pejabat lain di lingkungan kementerian, Mabes TNI dan Mabesau.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 05 November 2026
Banjar - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian 1,6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Bandung - TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang...
img
Rabu, 04 November 2026
Kendari - TNI mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1340 untuk mengangkut 12 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11/2026)....
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...

MEDIA INDONESIA NEWS