bendera

Kamis, 05 November 2026    02:49 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Wujudkan Prajurit PRIMA, TNI Latihan Pos Komando Bersama Militer Australia


Badarudin,    23 November 2023,    16:39 WIB

Wujudkan Prajurit PRIMA, TNI Latihan Pos Komando Bersama Militer Australia
Wujudkan Prajurit PRIMA, TNI Latihan Pos Komando Bersama Militer Australia

Australia - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Australian Defence Forces (ADF) menggelar Latihan Bersama (Latma) Nusa Bhakti Ausindo tahun 2023 yang merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan visi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yaitu TNI yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, Adaptif). Latihan ini diikuti puluhan Perwira TNI maupun Perwira Angkatan Bersenjata Australia, bertempat di Randwick Barrack, NSW, Australia, Rabu (22/11/2023).


 

Latma  Nusa Bhakti Ausindo ini selaras dengan visi Panglima TNI PRIMA pada poin Profesionalisme untuk menjadikan prajurit TNI yang Well Trained atau terlatih dengan baik yaitu memelihara dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam rangka pembinaan dan penggunaan kekuatan TNI. Selain dari pada itu latihan ini juga mengasah kemampuan TNI dalam bekerja secara integratif dengan berbagai pihak. 

 


Latihan bilateral antara TNI dan ADF kali ini melibatkan tiga matra Angkatan Bersenjata dari masing-masing negara. Salah satu tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan manajerial para perwira dalam situasi genting disaat terjadi bencana alam yang dalam pelaksanaanya melibatkan banyak pihak. Latihan mekanisme pos komando pengendalian ini dikenal sebagai Command Post Exercise (CPX) Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR). 

 

Kecepatan dalam membangun mekanisme komando pengendalian yang juga dilatihkan dalam kegiatan ini akan mempertajam TNI dalam merespon setiap kegentingan yang terjadi khususnya dalam penanggulangan bencana. Australia, sebagai tuan rumah tahun ini menitikberatkan pada mekanisme kontigensi dan interoperabilitas antara pihak yang terlibat dalam operasi bantuan kemanusiaan kedua negara, dengan skenario yang diangkat adalah TNI membantu pemerintah Australia dalam menangani bencana banjir di negeri Kangguru tersebut.

 

Dengan kerja sama yang dilakukan oleh kedua belah pihak maka profesionalisme prajurit TNI terasah dengan baik secara proporsional karena, terbinanya standar profesionalitasnya dengan makin dikuatkan pada bidang-bidang:  well trained, well equipped, well organised dan well paid sesuai dengan apa yang menjadi visi Panglima TNI saat ini yaitu prajurit TNI yang PRIMA. 


banner
NASIONAL
img
Kamis, 05 November 2026
Banjar - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian 1,6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Bandung - TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang...
img
Rabu, 04 November 2026
Kendari - TNI mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1340 untuk mengangkut 12 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11/2026)....
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...

MEDIA INDONESIA NEWS