bendera

Kamis, 05 November 2026    03:06 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Buka FGD Sistem Pemerintahan Berbasis Eletronik di Lingkungan TNI, Tunjangan Kinerja TNI jadi 80% ?


Badarudin,    16 November 2023,    22:50 WIB

Buka FGD Sistem Pemerintahan Berbasis Eletronik di  Lingkungan TNI, Tunjangan Kinerja TNI  jadi 80% ?
Buka FGD Sistem Pemerintahan Berbasis Eletronik di Lingkungan TNI, Tunjangan Kinerja TNI jadi 80% ?

Jakarta - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Ismawan, S.E, M.M., membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) TNI Tahun 2023 bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2023).


 

Diselenggarakannya kegiatan ini merupakan program reformasi birokrasi TNI untuk membangun arsitektur SPBE TNI yang merupakan tindak lanjut Perpres nomor 95 tahun 2018 tentang penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik dan Perpres nomor 132 tahun 2022 tentang arsitektur SPBE nasional tahun 2020 sampai 2024.

 


Forum diskusi yang selenggarakan oleh Staf Perencanaan umum (Srenum) TNI ini menghadirkan narasumber Ugi Cahyo Setiono, S.Kom., dari Kemenpan RB, Jusuf A, Simatupang,S.T., M.T., dari Kemkominfo RI, RM. Ival Tirta Kusumah, S.ST., M.H., dari BSSN RI.

 

Kasum TNI dalam sambutannya saat pembukaan acara mengatakan, dalam forum ini dirinya lebih menitik beratkan kepada peningkatan tunjangan kinerja prajurit TNI. Tunjangan kinerja prajurit saat ini masih diangka 70 persen, bahkan ada instansi yang baru berdiri beberapa tahun saja sudah mencapai 80 persen.

 

"Jadi kenapa mereka bisa lebih tinggi dari pada kita? Pasti ada sesuatu yang belum pas salah satunya dari SPBE yang belum maksimal dilaksanakan dilingkungan TNI untuk itu saat ini akan kita bahas bersama bagaimana solusinya," ujar Jenderal berbintang tiga ini.

 

Selanjutnya Kasum TNI mengatakan, nilai Reformasi Birokrasi TNI saat ini masih diangka 72.372 untuk naik menjadi 80 persen penerimaan tunjangan kinerja, harus diangka 75. "Jadi sedikit lagi sebenarnya, makanya saya selalu mengejar Kapus RB bagaimana supaya kita bisa mencapai angka itu, untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit tentunya," kata Kasum TNI.

 

"Sama-sama kita ketahui tingkat kepercayaan masyarakat kepada TNI sangat tinggi mencapai angka 93, "Nah apa yang kita terima dalam hal tunjangan kinerja berbanding terbalik, kita harus cari dimana titik lemahnya,” pungkas Kasum TNI.

 

Hadir dalam kegiatan ini Irjen TNI, Koorsahli Panglima TNI, para Asisten Panglima TNI, para Irjen Angkatan, Para Asisten dan para Koordinator/pejabat serta pelaksana SPBE dari setiap Angkatan.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 05 November 2026
Banjar - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian 1,6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Bandung - TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang...
img
Rabu, 04 November 2026
Kendari - TNI mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1340 untuk mengangkut 12 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11/2026)....
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...

MEDIA INDONESIA NEWS