bendera

Kamis, 05 November 2026    03:30 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Satgas Pamtas RI- Malaysia Gagalkan Penyelundupan 240 kaleng Miras Ilegal


Badarudin,    28 Oktober 2023,    15:02 WIB

Satgas Pamtas RI- Malaysia Gagalkan Penyelundupan 240 kaleng Miras Ilegal
Satgas Pamtas RI- Malaysia Gagalkan Penyelundupan 240 kaleng Miras Ilegal

Jakarta - Anggota Pos Labang Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI- Malaysia Batalyon Artileri Pertahanan Udara 8/Marawaca Bhuana Kodam V/Brawijaya berhasil menggagalkan penyelundupan  240 kaleng minuman keras ilegal jenis Huster asal Malaysia,  di pinggir sungai Sembakung Mansalong, Desa Beringin, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (28/10/2023).


 

 

Penggagalan penyelundupan Miras perbatasan Indonesia-Malaysia terjadi pada  hari Jum'at tanggal 27 Oktober 2023 pukul 05.10 Wita, kejadian bermula saat 5 orang anggota pos yang sedang melaksanakan jaga melihat kapal longboat berukuran sedang yang berpenumpang dua orang dari arah utara (Malaysia) melewati sungai di depan pos dengan kondisi mesin di matikan, kemudian anggota pos jaga memerintahkan untuk menepi.


 

 

Namun dua penumpang  tersebut menghidupkan mesin dan kabur ke arah selatan (Mansalong Desa Beringin) mengikuti arah sungai. Selanjutnya Sertu Ri dan Prada Fa  melaporkan kejadian ini kepada Komandan Kompi (Danki) SSK IV, yang kemudian langsung memerintahkan penghadangan di daerah Mansalong Desa Beringin.

 

 

Beberapa saat kemudian, anggota pos mendengar suara mesin dan melihat ada kapal longboat bergerak dari arah atas lalu menepi dan berhenti sekitar 150 m dari tempat penghadangan, yang terlihat sedang membongkar muatan. Tim Satgas  lalu bergerak mendekati lokasi berhentinya kapal longboat tersebut, namun kapal longboat berhasil kabur kembali. Beberapa waktu kemudian, anggota pos  menemukan longboat tersebut dan menemukan barang-barang yang di tinggalkan berupa 240 kaleng miras Ilegal Jenis Huster, kemudian Tim Satgas melaporkan penemuan miras tersebut kepada Danki SSK IV.

 

 

Selanjutnya Danki SSK IV melaporkan kejadian penemuan miras ini kepada Komandan Satgas dan berkoordinasi dengan Pihak Bea Cukai terkait hasil penindakan tersebut. 

 

 

Saat di konfirmasi, melalui rilis tertulisnya Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono membenarkan kejadian tersebut  dan Kapuspen TNI mengatakan akan terus memperketat penjagaan disemua Perbatasan, "Tentunya akan kita perketat penjagaan di semua titik Perbatasan, tidak hanya di Kalimantan, tapi di semua Perbatasan, kita tidak mau ada penyelundupan baik lewat  darat, laut maupun udara," ucap Kapuspen TNI.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 05 November 2026
Banjar - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian 1,6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Bandung - TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang...
img
Rabu, 04 November 2026
Kendari - TNI mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1340 untuk mengangkut 12 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11/2026)....
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...

MEDIA INDONESIA NEWS