bendera

Kamis, 05 November 2026    04:31 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Stop Wariskan Sampah, Ekosistem Kelautan Adalah Masa Depan Kita


Badarudin,    27 September 2023,    19:29 WIB

Stop Wariskan Sampah, Ekosistem Kelautan Adalah Masa Depan Kita
Stop Wariskan Sampah, Ekosistem Kelautan Adalah Masa Depan Kita

Jakarta - Salah satu komitmen pemerintah Indonesia yang dikedepankan oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam berbagai kesempatan adalah tentang Blue Economy dan Green Economy. Beliau memiliki visi, kedua sektor itu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia. Demikian ungkapan Panglima TNI laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M. saat menjadi Keynote Speech dalam Seminar Maritim Nasional Tahun 2023 yang dilaksanakan oleh TNI AL bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bertempat di Seskoal Kebayoran Lama Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2023).


 

Panglima TNI Memaparkan Blue Economi atau Ekonomi biru adalah model pembangunan di Indonesia terkait ekonomi yang berasal dari sumber daya laut secara langsung maupun tidak langsung saat ini menjadi nilai tambah perekonomian Indonesia.

 


Panglima TNI menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi yang strategis sebagai jalur perlintasan dan perdagangan dunia, "Kaya akan sumber daya alam sehingga laut kita memiliki nilai strategis dan penting dalam kontek geopolitik dan geostrategi dunia" imbuhnya

 

Panglima TNI juga berharap, demi menjaga kelangsungan ekosistem laut Indonesia, tidak ada lagi kapal-kapal yang membuang sampah plastik dan limbah ke laut, sampah dan limbah dari kapal merupakan sumber pencemaran laut, yang mengakibatkan ekositem laut terganggu, hal ini memerlukan kesigapan dalam pengawasan yang ketat, dari institusi yang berhubungan langdlsung dengan hal ini yaitu TNI AL.

 

TNI bersama penggiat lingkungan telah bekerjasama dalam kampanye The Rising Tide dimana gerakan ini menginisiasi akar rumput yang membawa dampak positif untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya sampah dan sampah plastik bagi ekosistem dan masa depan perairan laut NKRI, "Aksi ini dapat dilanjutkan oleh prajurit Jalasena Samudera, kalianlah penjaga keamanan laut, kalianlah menjadi agen terdepan sebagai pelopor dan mengawasi laut nusantara, stop mewarisi sampah" tegas Laksamana Yudo.

 

Turut hadir dalam Seminar ini Menko Marvest , Bapak Luhut Binsar Pandjaitan, Mantan Kasal, Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Wamen KKP Adin Nurawaludin, Pejabat teras Mabesal, Perwira Siswa Pendidikan Reguler Seskoal Angkatan 61, Instansi dan lembaga terkait, serta Akademisi dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 05 November 2026
Banjar - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian 1,6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Bandung - TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang...
img
Rabu, 04 November 2026
Kendari - TNI mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1340 untuk mengangkut 12 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11/2026)....
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...

MEDIA INDONESIA NEWS