bendera

Rabu, 04 November 2026    12:15 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Retak-retak, Program Pisew di Desa Banuaji Ditanya LSM


LS,    24 Januari 2023,    22:36 WIB

Retak-retak, Program Pisew di Desa Banuaji Ditanya LSM
Retak-retak, Program Pisew di Desa Banuaji Ditanya LSM

Taput-Mediaindonesianews.com: Pembangunan jalan rabat beton Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew) yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2022 di Desa Banuaji Dua Kecamatan Adian Koting Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dipertanyakan Lembaga Pemantau dan Pemerhati Pembangunan Daerah (LP3D) bersama LSM BAKIN Taput.


Retak-retak, Program Pisew di Desa Banuaji Ditanya LSM

Patar Lumbangaol dari LP3D didampingi L.Situmeang menyebutkan bahwa kwalitas pekerjaan jalan tersebut perlu dipertanyakan. Sebab baru beberapa bulan selesai dikerjakan, kondisi fisik bangunan sudah retak-retak.

“dari pantauan dilapangan ditemukan di beberapa titik yang retak-retak di badan jalan kami menduga memakai campuran pasir gunung untuk adukan semen cor’an, sehingga kwalitasnya patut dipertanyakan” katanya, Selasa (24/1).

Sementara Eva Siahaan yang mengaku sebagi anggota Kelompok Kerja (Pokja) PKP Perumahan Kawasan Pemukiman Dinas Perkim Taput mengatakan bahwa Pisew adalah program Kementerian dan ditangani oleh kelompok masyarakat dan ada Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD).


Retak-retak, Program Pisew di Desa Banuaji Ditanya LSM

“kegiatan ini merupakan kegiatan kementerian bukan APBD kita itu, jadi kalau dibilang menangani, semua yang menangani itu di kelompok masyarakat” ujar Eva Siahaan

Sedangkan Akbar, Pejabat Pembuat Komitment (PPK) pada program Pisew Adiankoting tersebut saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan kegiatan pembangunan jalan sepanjang 638,5 Meter.

“Ada kegiatan pemadatan dengan sirtu sebelum dilakukan perkerasan beton di pekerjaan itu pak, kalo ada kerusakan boleh di share foto ny pak? Biar kmi coba koordinasikan tindaklanjutnya. Kalo Pisew ini pak ditujukan untuk pengembangan sosial ekonomi desa/kec tsb kan, infra untuk pertanian, perkebunn, dll, pak” jelasnya melalu pesan Whatshap

Sementara itu Ketua BKAD Kecamatan Adiankoting, Dayan Hutapea, saat dikonfirmasi seputar Pisew menjelaskan bahwa pasir gunung bukan campuran semen tapi lapisan tanah becek, setelah di buat pasir gunung baru di buat batu sertu.

“mungkin Lae ada menemukan disana pasir gunung itu kegunaannya dan Panjang 639 Meter dan ketebalan 15 cm, panjang 3 meter, trimakasih” ujarnya. (LS)


banner
NASIONAL
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...

MEDIA INDONESIA NEWS