bendera

Kamis, 03 September 2026    07:38 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Resmikan Bedah Rumah Tidak Layak Huni


ipungs,    09 Januari 2021,    22:37 WIB

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Resmikan Bedah Rumah Tidak Layak Huni
Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Resmikan Bedah Rumah Tidak Layak Huni

Sanggau-mediaindonesianews.com: Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) RI-Malaysia sektor Barat Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa melaksanakan kegiatan peresmian bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Dusun Entikong Tapang, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Jumat (8/1).


Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Resmikan Bedah Rumah Tidak Layak Huni

Peresmian bedah RTLH ditandai dengan pemotongan pita oleh Letkol Inf Alim Mustofa selaku Dansatgas dan Camat Etikong, Drs. Suparman yang dihadiri oleh Danramil 1204-21/Entikong, Kacabjari Entikong, perwakilan Polsek Entikong, Kepala Dusun Entikong Tapang dan Satgas Teritorial wilayah perbatasan Entikong.

Rumah yang diresmikan tersebut adalah milik Rudi Muhammad (13) anak yatim piatu yang tinggal dirumah peninggalan almarhum kedua orangtuanya bersama satu orang adiknya, Hamzah yang masih berusia 8 tahun.

Dansatgas menyampaikan bahwa rumah tersebut dipilih menjadi sasaran bedah RTLH Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, dikarenakan kondisinya sangat tidak layak huni dan rawan mengalami longsor ke arah sungai.


“Rumah itu berada di dekat Sungai Sekayam dan apabila hujan terus menerus maka airnya meluap, sehingga apabila tidak diperbaiki, dikhawatirkan akan membahayakan penghuninya karena berdekatan langsung dengan sungai,” ungkapnya.

Proses bedah rumah milik Rudi Muhammad dilaksanakan oleh 10 orang personel Pos Kotis Entikong Satgas Yonif 642/Kapuas, dipimpin Lettu Inf Fian selaku Dankima Satgas bersama beberapa orang warga sekitar.

“Kegiatan bedah rumah ini dapat berjalan dengan lancar karena adanya koordinasi yang baik antara personel Satgas Yonif 642 dengan warga masyarakat, pemerintah daerah setempat, serta aparat yang berada di perbatasan,” kata Dansatgas.

Sementara itu, Abdurahman, Kepala Dusun Entikong Tapang mewakili keluarga pemilik rumah mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas yang telah membantu membedah rumah warganya untuk meringankan beban dan mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya, dimana hal tersebut merupakan implementasi dari salah satu isi Delapan Wajib TNI yaitu menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi rakyat sekelilingnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS