bendera

Kamis, 03 September 2026    07:37 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Prajurit Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Persalinan Warga Perbatasan RI-PNG


ips,    06 Januari 2021,    08:24 WIB

Prajurit Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Persalinan Warga Perbatasan RI-PNG
Prajurit Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Persalinan Warga Perbatasan RI-PNG

Jayapura-mediaindonesianews.com: Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kaliasin membantu proses persalinan darurat Ny. Yakub Boream yang berlangsung di Kediamannya Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.


Prajurit Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Persalinan Warga Perbatasan RI-PNG

Hal tersebut dibenarkan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (05/01).

“Ya, salah satu Pos kami yang berada di Kampung Kibay dengan sigap merespon untuk membantu proses kelahiran Nyonya Yakub Boream di Kediamannya walaupun perlengkapan yang kami miliki sangat terbatas,” ujar Dansatgas.

Mayor Inf Anggun mengatakan bahwa kejadian itu berlangsung ketika salah seorang warga Kampung Kibay bernama Ibu Leci (40) datang ke Pos untuk meminta bantuan tetangganya (Ny. Yakub Boream) berteriak histeris karena terjadi kontraksi pada perutnya yang sedang hamil usia tua. 


“Tanpa berfikir Panjang Letda Inf Ravio Mourbas selaku Komandan Pos Kaliasin beserta personel kesehatan militer yang letaknya berdekatan dengan Kampung Kibay segera mengecek kondisi Ny. Boream,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Pos Kaliasin Letda Inf Ravio Mourbas menyampaikan bahwa setelah terima laporan dari mama Leci, dengan cepat anggota kesehatan menuju kediamannya sambil membawa perlengkapan kesehatan yang Satgas miliki. 

“Setibanya di Kediaman, kami melihat air ketuban sudah membasahi seisi kamarnya, sehingga kami dan anggota memutuskan membantu proses persalinannya di kamar itu. Hal tersebut kami lakukan karena sudah tidak memungkinkan apabila dibawa ke Rumah Sakit atau Puskesmas yang jaraknya sangat jauh,” jelasnya.

“Dengan sangat hati-hati disertai ketelitian, proses persalinan itu perlahan dilakukan dan Alhamdulillah bayinya lahir dalam kondisi sehat dan normal. Kami turut larut dalam kebahagiaan yang mereka rasakan. Semoga sang anak kelak menjadi orang yang baik, beriman serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa,” tambah Letda Ravio.

Sebagai suami dan juga sang ayah, Yakub Boream (38) tidak dapat lagi menyembunyikan kebahagiaannya atas kelahiran putra kedua yang lahir dibantu Satgas Yonif MR 413 Kostrad. “Saya tidak bisa berkata banyak, terima kasih dan semoga Tuhan akan membalas semua kebaikan Abang Satgas,” tuturnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS