bendera

Kamis, 03 September 2026    07:37 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Evakuasi Warga Kampung Mosso Ke RS


ips,    03 Januari 2021,    21:22 WIB

Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Evakuasi Warga Kampung Mosso Ke RS
Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Evakuasi Warga Kampung Mosso Ke RS

Jayapura-mediaindonesianews.com: Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso bersama personel Bea dan Cukai Jayapura membantu evakuasi salah satu warga Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang mengalami pendarahan dalam kondisi hamil tua. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, SH., M.Han dalam rilis tertulisnya kepada mediaindonesianews.com, Minggu (03/01).


Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Evakuasi Warga Kampung Mosso Ke RS

Kejadian yang berlangsung malam (02/01), dimana salah satu warga Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura mengalami pendarahan hebat dalam kondisi hamil.

“Atas laporan Danpos Mosso Letda Inf Hary Bagus, kami perintahkan untuk membantu proses evakuasi tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Pos Mosso Letda Inf Hary Bagus mengatakan bahwa bantuan evakuasi dilakukan usai Posnya bersama Bea dan Cukai Jayapura melaksanakan sweeping gabungan di sekitar Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura. 


Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Evakuasi Warga Kampung Mosso Ke RS

“Sebelumnya, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Mosso bersama Bea dan Cukai Jayapura melaksanakan kegiatan sweeping di wilayah Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura,” katanya.

Setelah pelaksanaan sweeping selesai dilanjutkan dengan evaluasi kegiatan disertai minum kopi bersama di Pos Mosso, tiba-tiba ada salah seorang pemuda bernama Saban (19) mengatakan kepada saya bahwa Mama Sara Nombu (36) mengalami pendarahan hebat dalam kondisi hamil tua.

“selanjutnya kami dan pihak Bea Cukai Jayapura membantu untuk mengevakuasi Mama Sara untuk membawanya ke RSUD Ramela Koya Barat,” jelas Letda Hary Bagus.

Lebih lanjut Letda Hary menyampaikan, proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan mobil dinas Bea dan Cukai Jayapura, dikarenakan di Pos Satgas tidak tersedia mobil, selanjutnya Mama Sara dapat tertolong dan segera ditindaklanjuti oleh pihak Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Keluarga Mama Sara, Christine Nombu (53) mengucapkan terima kasih atas kesigapan Satgas Yonif MR 413 Kostrad dan Pihak Bea Cukai Jayapura dalam membantu proses evakuasi Kakaknya.

“Puji Tuhan Kaka dapat segera di ditolong, kami semua berharap kondisi bayi dalam kandungan adik Sara juga bisa selamat sampai dengan melahirkan. Amin,” ucapnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS