bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Tiba di Sumatera, Satgasrat Brigif Raider-9/DY Kostrad Siap Tempur


ips,    10 November 2020,    23:19 WIB

Tiba di Sumatera, Satgasrat Brigif Raider-9/DY Kostrad Siap Tempur
Tiba di Sumatera, Satgasrat Brigif Raider-9/DY Kostrad Siap Tempur

Lampung-mediaindonesianews.com: Upacara Pemeriksaan Debarkasi Pasukan Satgasrat Brigif Raider-9/DY/2 Kostrad pada latihan antar kecabangan (Ancab) TNI AD TA.2020, dengan Inspektur Upacara Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI A. M. Putranto, S.Sos berlangsung di Terminal Roro 2, Pelabuhan Panjang, Lampung, Selasa (10/11).


Tiba di Sumatera, Satgasrat Brigif Raider-9/DY Kostrad Siap Tempur

Sebelumnya, sebanyak 3.123 orang prajurit dipimpin Komandan Brigif Raider-9/DY Kolonel Inf Yoyok Pranowo, S.IP dari berbagai kecabangan beserta Alutsista dan peralatan tempurnya mendarat di Pelabuhan Panjang, Senin (9/11) menggunakan tujuh kapal perang TNI AL, yaitu KRI Kambani, KRI Makassar, KRI Teluk Lampung, KRI Teluk Hading, KRI Teluk Gilimanuk, KRI Teluk Cirebon dan KRI Teluk Bintuni.

Di hadapan ribuan prajurit, Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI A. M. Putranto, S.Sos menegaskan bahwa latihan bertajuk Kartika Yudha ini merupakan latihan puncak di lingkungan TNI AD yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas prajurit dan kemampuan tempur antar kecabangan dihadapkan pada interoperabilitas kerja sama operasi militer serta menguji kesiapan Alutsista baru sesuai dengan doktrin TNI AD.

Terkait tempat pelaksanaan latihan, Komandan Kodiklat menjelaskan bahwa Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD di Baturaja sangat ideal untuk menggelar latihan tempur tingkat brigade.


Tiba di Sumatera, Satgasrat Brigif Raider-9/DY Kostrad Siap Tempur

“Kita berlatih di Puslatpur ini karena ideal untuk latihan tempur tingkat brigade, seperti gerak maju untuk kontak, pertahanan dan serangan. Tahun depan, negara luar juga akan ikut berlatih disini,” jelasnya.

Letjen TNI A. M. Putranto, S.Sos juga mengingatkan penyelenggara dan pelaku latihan tentang pentingnya memperhatikan faktor keamanan, baik personel maupun materiil sehingga tidak ada kecelakaan maupun kerugian selama pelaksanaan latihan. 

“Kepada pelatih dan pendukung, berikan penilaian obyektif sebagai bahan evaluasi ke depan, bekerja dengan hati, bersikap profesional dan juga selalu bersyukur,” ujarnya.

Selain itu, terkait situasi pendemi Covid-19, Letjen TNI A. M. Putranto, S.Sos meminta kepada seluruh prajurit untuk memperhatikan kesehatan dengan mematuhi prokol kesehatan yang berlaku sesuai keinginan Kepala Staf Angkatan Darat.

Di akhir upacara, Letjen TNI A. M. Putranto, S.Sos menyerahkan plakat kepada Pangkolinlamil, Danlanal dan para Komandan KRI.  (ips).


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS