bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Kas Kogabwilhan I Pimpin Pelaksanaan Paparan Rencana Operasi Kotamaops


ips,    09 November 2020,    22:29 WIB

Kas Kogabwilhan I Pimpin Pelaksanaan Paparan Rencana Operasi Kotamaops
Kas Kogabwilhan I Pimpin Pelaksanaan Paparan Rencana Operasi

Tanjung Pinang-mediaindonesianews.com: Kepala Staf Kogabwilhan I Mayjen TNI Syafruddin, SE., MM., M.Tr. (Han) membuka sekaligus memimpin rapat pada paparan draf Rencana Operasi Kotamaops jajaran Kogabwilhan I di Ruang Rapat Makogabwilhan I, Jalan MT Haryono km 3 Tanjung Pinang, Senin (9/11).


Kas Kogabwilhan I Pimpin Pelaksanaan Paparan Rencana Operasi Kotamaops

“kegiatan paparan draft Rencana Operasi Kotamaops ini adalah tindak lanjut dari Pembentukan awal  Kogabwilhan yang dilatarbelakangi dengan semakin kompleknya ancaman saat ini dimana Panglima TNI harus dapat mengendalikan operasi-operasi yang sedang digelar, menyikapi hal tersebut, maka dibentuklah Kogabwilhan TNI sebagai Kotama Ops yang merupakan perpanjangan tangan Panglima TNI dalam pengendalian operasi,” katanya.

Menurut Mayjen TNI Syafruddin, dasar pembentukan Kogabwilhan adalah  Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2019 tentang pembentukan Kogabwilhan dan Peningkatan Status 23 (Dua Puluh Tiga) Korem dari Tipe B Menjadi Tipe A serta Perpang TNI Nomor 29 Tahun 2019 tentang organisasi dan tugas Kogabwilhan.

“didalamnya tercantum Tugas Pokok Kogabwilhan adalah sebagai penindak awal bila terjadi konflik di wilayahnya baik untuk OMP maupun OMSP dan sebagai kekuatan penangkal bila terjadi ancaman dari luar serta pemulih kondisi keamanan sesuai dengan kebijakan Panglima TNI.” Paparnya


Kas Kogabwilhan I Pimpin Pelaksanaan Paparan Rencana Operasi Kotamaops

Kas Kogabwilhan I menjelaskan bahwa  kedudukan Makogabwilhan I saat ini berada di Tanjung Pinang Kepulauan Riau dengan wilayah tanggung jawab operasi meliputi, seluruh Pulau Sumatera, Provinsi Kalbar, Kalteng, DKI Jakarta, Jabar, Banten, ALKI 1 dan perairan sekitarnya serta wilayah udara di atasnya. Adapun Kogabwilhan memiliki fungsi utama dalam penyiapan kekuatan, pertempuran dan administrasi. 

“Sedangkan satuan yang terlibat dalam eselon pelaksana dibawah kendali Kogabwilhan I meliputi 7 satuan unsur darat, 9 satuan unsur laut dan 25 satuan unsur udara.” pungkasnya

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh seluruh Asisten Kas Kogabwilhan I dan para Asisten Operasi Kotama di bawah wilayah operasi Kogabwilhan I, yaitu Asops Kodam Iskandar Muda, Asops Kodam I/BB, Asops Kodam II/Slw, Asops Kodam III/Swj, Asops Kodam Jaya, Asops Kodam XII/Tpr, Asops Koarmada I, dan Asops Koopsau I. Pada kegiatan ini juga dilaksanakan sesi foto bersama dengan Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, SE., MM. (ips)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS