Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Sanggau-Kalbar – mediaindonesianews.com: Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642 / Kapuas gotong royong bersama warga melaksanakan pemasangan dinding tanggul penahan longsor di aliran Sungai Dusun Bantan, Desa Bungkang, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, Kalbar, Minggu (1/11), kegiatan ini melibatkan lima personel Satgas dari Pos Bantan dipimpin Wadan Pos Sertu Udin bersama dengan warga masyarakat setempat.
Menurut Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap bencana tanah longsor di sepanjang aliran Sungai Dusun Bantan, Desa Bungkang.
“Dalam melaksanakan penugasan perbatasan ini kita hidup dan berada berdampingan dengan masyarakat, maka kita harus ikut peduli terhadap setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat, salah satunya yaitu upaya preventif terhadap bencana longsor seperti ini demi kebaikan dan keamanan bersama,” tuturnya.
Dansatgas juga mengatakan, dengan kegiatan gotong royong ini selain sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, tujuannya yaitu untuk menjalin hubungan yang baik antara personel Satgas dengan masyarakat.
Sebelumnya Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas juga membantu memeriksa kesehatan warga di Dusun Aping, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalbar pada Sabtu (31/10).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pratu Deva beserta satu orang personel Pos Simpang Tiga Lokpon dirumah Bapak Cecep yang sebelumnya mendatangi Pos dan menyampaikan bahwa istrinya meminta untuk diperiksa kondisi kesehatannya karena sudah tiga hari merasakan pusing dan sakit kepala, selanjutnya sebagai Tim Kesehatan Pos Simpang Tiga Lokpon pergi mengecek kondisi kesehatan istrinya. Setelah diperiksa kondisi kesehatannya, personel Satgas memberikan obat dan mengingatkan kepada Ibu Cecep untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup.
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa kehadiran anggota satgas di perbatasan haruslah memberi manfaat kepada warga masyarakat yang berada disekitarnya.
“Pelayanan kesehatan ini adalah bukti kepedulian personel Satgas terhadap kesehatan warga masyarakat di perbatasan. Untuk itu, anggota harus selalu responsive kepada setiap warga masyarakat yang membutuhkan bantuan kita (satgas),” ujarnya.
Atas pelayanan anggota Pamtas Satgas Yonif 642/Kapuas, Ibu Cecep mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, karena kehadiran personel Satgas Pamtas sangat membantu warga setempat khususnya dalam bidang kesehatan.
“Terima kasih kepada pak tentara sudah mau datang ke rumah untuk memeriksa langsung kondisi kesehatan saya dan memberikan saya obat,” ucapnya. (ips).