Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Penguatan pelayanan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan peningkatan sanitasi lingkungan menjadi fokus kegiatan di Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum Posyandu Pusat, Ny. Safriati Safrizal, yang didampingi Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, serta Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta. Agenda ini dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan sanitasi komunal dan temu kader Posyandu.
Bantuan sanitasi komunal tersebut merupakan bagian dari program Posyandu Pusat senilai total Rp500 juta untuk 10 titik lokasi secara nasional. Kabupaten Bangli menjadi salah satu penerima bantuan dengan alokasi pembangunan di tiga titik.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Safriati Safrizal di Balai Banjar Dinas Tabu, Desa Songan A. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bangli, Ny. Pusparini Riana Putra, jajaran perangkat daerah tingkat provinsi dan kabupaten, Camat Kintamani, Perbekel Desa Songan A, serta sekitar 150 kader Posyandu.
Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster, mengatakan penguatan kelembagaan dan peningkatan pemahaman kader menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pelayanan Posyandu di tingkat desa.
Menurutnya, pembinaan dilakukan melalui penyusunan program penguatan kelembagaan hingga kunjungan langsung untuk menjangkau para kader di lapangan.
“Fokus utama yang kami lakukan adalah penguatan terhadap pemahaman dan kelembagaan TP Posyandu, diawali dengan penyusunan program penguatan hingga menyapa langsung para kader di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Desa Songan A memiliki 15 banjar dengan 15 Posyandu. Setiap Posyandu rata-rata diperkuat oleh 10 pengurus dan kader yang bertugas di masing-masing bidang.
Penguatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan kader agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal dan merata.
Posyandu Didorong Perkuat Enam Bidang SPM
Sementara itu, Safriati Safrizal saat membacakan arahan Ketua Umum TP Posyandu sekaligus membuka kegiatan temu kader, menekankan pentingnya peran Posyandu dalam mendukung pemenuhan enam bidang SPM secara menyeluruh.
Ia menyampaikan tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian, yakni pemenuhan enam bidang SPM, peningkatan keaktifan dan kesiapsiagaan kader sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah terpadu.
Safriati juga mengingatkan agar pembangunan sanitasi komunal tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi diikuti komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatannya.
“Bantuan sanitasi komunal ini adalah aset bersama. Kami harap seluruh lapisan masyarakat dan kader dapat menjaga, merawat fasilitas ini agar memberikan manfaat jangka panjang, serta terus mengedukasi warga terkait pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya,” tegasnya.
Pemkab Bangli Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Sariasih Sedana Arta, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat yang menjadikan Bangli sebagai salah satu daerah penerima bantuan sanitasi komunal.
Ia berharap fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sanitasi di lingkungan pedesaan.
Pemerintah Kabupaten Bangli juga berharap pendampingan dan pembinaan dari pemerintah pusat terus berlanjut guna memperkuat kelembagaan Posyandu serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sinergi antara TP Posyandu Pusat, TP Posyandu Provinsi Bali, dan TP Posyandu Kabupaten Bangli diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan enam bidang SPM, meningkatkan kapasitas kader, serta membangun kesadaran masyarakat mengenai sanitasi dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.(JB)