bendera

Kamis, 03 September 2026    03:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Tatap Muka Danrem 172/PWY Bersama Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat Keerom


Badarudin,    31 Agustus 2026,    14:44 WIB

Tatap Muka Danrem 172/PWY Bersama Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat Keerom
Tatap Muka Danrem 172/PWY Bersama Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat Keerom

Keerom, mediaindonesianews.com - Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi, S.Sos., M.M., melaksanakan tatap muka bersama tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat Kabupaten Keerom di Mayonif TP 815/WGT, Kampung Yamua, Distrik Arso Barat, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 75 orang tersebut menjadi ruang komunikasi untuk memperkuat silaturahmi, persatuan, serta sinergi dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Kabupaten Keerom.


Dalam arahannya, Danrem mengangkat tema “Keerom Menjadi Rumah Kita Bersama”, mengingat Keerom merupakan wilayah perbatasan RI–PNG yang memiliki potensi besar di bidang pertanian dan dihuni masyarakat yang majemuk. Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan, mengedepankan komunikasi, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi para tokoh untuk menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari pengembangan pertanian, pengairan dan tata kelola lahan, perbaikan infrastruktur, pengelolaan hasil pertanian, Koperasi Merah Putih, hingga harapan terhadap peluang putra-putri Keerom dalam rekrutmen TNI. Berbagai aspirasi tersebut mendapat tanggapan dari Danrem untuk dikoordinasikan dan diupayakan sesuai dengan kewenangan serta kondisi yang ada.

Danrem juga mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah kebakaran hutan, serta menjauhkan generasi muda dari narkotika dan minuman keras. Menurutnya, keamanan dan persatuan merupakan bagian penting dalam menciptakan kondisi yang mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Ketua Dewan Adat Keerom Jack Yakop Mekawa menyampaikan komitmen tokoh adat untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan di wilayah Keerom. Sementara itu, Ketua KNPI Kabupaten Keerom Cristian May menyampaikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian dan pembentukan kelompok tani guna mendorong Keerom menjadi salah satu lumbung pangan di Papua.

Seluruh rangkaian kegiatan yang diisi dengan dialog dan ramah tamah tersebut berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Tatap muka ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Keerom sebagai rumah bersama. (Penrem 172/PWY)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS