bendera

Kamis, 03 September 2026    03:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Siaga Hadapi Karhutla, Dandim 1710/Mimika Tekankan Pentingnya Sinergitas


Badarudin,    28 Agustus 2026,    18:52 WIB

Siaga Hadapi Karhutla, Dandim 1710/Mimika Tekankan Pentingnya Sinergitas
Siaga Hadapi Karhutla, Dandim 1710/Mimika Tekankan Pentingnya Sinergitas

Mimika, mediaindonesianews.com - Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, menghadiri Apel Kesiapsiagaan Gelar Pasukan dan Peralatan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jumat (28/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinergitas lintas instansi dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Mimika.

Apel kesiapsiagaan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, pemadam kebakaran, ORARI, PMI, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan dan langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda menegaskan bahwa sinergitas seluruh unsur menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya ditunjukkan melalui kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga melalui langkah pencegahan, deteksi dini, respons cepat, serta koordinasi yang kuat antarinstansi.


“Karhutla merupakan persoalan bersama yang membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Dengan sinergitas yang kuat, kita dapat melakukan pencegahan secara maksimal dan bergerak cepat apabila terjadi kebakaran,” tegas Dandim.

Sementara itu, Bupati Mimika dalam amanatnya menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla. Ia meminta agar pencegahan dilakukan sejak dini dengan menyiapkan seluruh sumber daya secara optimal.

“Kesiapsiagaan harus diwujudkan melalui pencegahan, deteksi dini, respons cepat, serta koordinasi yang efektif. Jangan menunggu bencana terjadi untuk bertindak, tetapi lakukan pencegahan sejak dini dan siapkan seluruh sumber daya secara optimal,” tegasnya.

Usai pelaksanaan apel, Bupati Mimika bersama unsur terkait meninjau sarana dan prasarana kesiapsiagaan untuk memastikan seluruh perlengkapan siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Apel tersebut menjadi momentum bagi Kodim 1710/Mimika bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh instansi terkait untuk memperkuat komitmen serta sinergitas dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (Pendim 1710/Mimika)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS