bendera

Kamis, 03 September 2026    03:23 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Prajurit Lanud Sjamsudin Noor Sigap Jaga Pompa Bantuan Presiden RI


Badarudin,    30 Agustus 2026,    13:36 WIB

Prajurit Lanud Sjamsudin Noor Sigap Jaga Pompa Bantuan Presiden RI
Tembus Kegelapan Malam, Prajurit Lanud Sjamsudin Noor Tetap Sigap dan Semangat Jaga Pompa Bantuan Presiden RI Untuk Suplai Air Pembahasan Gambut

Banjarbaru – Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan terus diperkuat. Personel Satgas Darat Karhutla Lanud Sjamsudin Noor turut terlibat dalam pengamanan peralatan bantuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, yang diperuntukkan bagi penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan, Kamis (27/08/2026).


Peralatan tersebut ditempatkan di Embung Jokowi, kawasan Guntung Damar, Landasan Ulin, Banjarbaru dan terdiri dari pompa air beserta berbagai perlengkapan pendukung pemadaman. Selain itu, turut disiagakan alat berat yang digunakan untuk membuka dan memperlancar akses menuju lokasi, sehingga truk maupun kendaraan pengangkut air dapat lebih mudah menjangkau titik-titik yang membutuhkan dukungan pemadaman.

Dukungan peralatan tersebut diprioritaskan untuk memperkuat penanganan Karhutla di tiga zona yang menjadi perhatian utama, yakni Zona Guntung Damar, Zona Hutan Lindung Liang Anggang, dan Zona Pangayuan. Dengan akses yang lebih baik serta dukungan pompa air, mobilisasi kendaraan dan distribusi air untuk pemadaman diharapkan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.

Dalam pelaksanaannya, para personel Lanud Sam melaksanakan pengamanan secara bergantian selama 24 jam. Untuk memastikan peralatan tetap aman dan siap digunakan, pengamanan dibagi dalam dua shift, yakni shift pagi dan shift malam.


Pengamanan tersebut akan terus dilaksanakan hingga status tanggap darurat Karhutla di Kalsel dinyatakan berakhir. Keberadaan personel di lokasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan berbagai peralatan bantuan dapat terjaga dan sewaktu-waktu siap digunakan untuk mendukung operasi penanganan Karhutla.

Di tengah ancaman api dan kabut asap, personel Satgas Darat Lanud Sam terus menunjukkan kesiapsiagaan dan semangat tinggi dalam menjalankan tugas. Tidak hanya mengamankan peralatan, personel juga terus mendukung upaya penanganan Karhutla bersama unsur terkait dan masyarakat di sekitar wilayah terdampak.

Dengan dukungan peralatan yang memadai, kesiapan personel, serta keterlibatan relawan dan masyarakat di sekitar titik api, upaya penanganan Karhutla terus diperkuat. Semangat tanpa kenal lelah dan pantang menyerah terus dikobarkan agar api dapat segera dikendalikan, kabut asap ditangani, dan masyarakat tetap terlindungi. (Pen Lanud Sjamsudin Noor)

 


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS