bendera

Selasa, 03 November 2026    14:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Kades Labuhan Burung Minta Pemerintah dan Pertamina Permudah Akses BBM bagi Pedagang Eceran


JroBudi,    28 Juli 2026,    23:10 WIB

Kades Labuhan Burung Minta Pemerintah dan Pertamina Permudah Akses BBM bagi Pedagang Eceran
Istimewa

Sumbawa-Mediaindonesianews.com: Kepala Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, Iwan Iskandar Putra, meminta pemerintah dan PT Pertamina memberikan kebijakan yang lebih fleksibel terkait aturan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bagi pedagang eceran. Menurutnya, kebijakan tersebut diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usaha masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan BBM di wilayah yang belum memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).


Iwan mengatakan keberadaan pedagang BBM eceran masih menjadi tumpuan masyarakat di sejumlah desa, termasuk Desa Labuhan Burung, yang hingga kini belum memiliki fasilitas SPBU. Warga, kata dia, harus menempuh perjalanan ke Kecamatan Alas atau Kecamatan Utan untuk memperoleh BBM.

"Kami meminta pemerintah dan Pertamina agar aturan yang ada dapat diterapkan secara lebih fleksibel. Pedagang BBM eceran bukan hanya mencari nafkah, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama petani, nelayan, bengkel, dan pengguna kendaraan yang berada jauh dari SPBU," ujar Iwan, Selasa (28/7).

Menurutnya, masyarakat selama ini dapat menerima harga BBM eceran yang sedikit lebih tinggi dibandingkan di SPBU karena mempertimbangkan kemudahan akses dan biaya transportasi yang dapat dihemat.


Ia menilai pemerintah perlu menghadirkan solusi yang tetap menjamin pengawasan distribusi BBM tanpa menghambat usaha kecil yang menjadi sumber penghasilan masyarakat desa.

Sebagai solusi, Iwan mengusulkan pembentukan kelompok resmi pedagang BBM eceran di tingkat desa atau kecamatan. Melalui mekanisme tersebut, pembelian BBM dapat dilakukan berdasarkan rekomendasi dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, atau instansi terkait sehingga distribusi dinilai lebih tertib dan mudah diawasi.

"Kalau bisa dibentuk kelompok melalui desa atau kecamatan. Pengambilan BBM dilakukan berdasarkan rekomendasi pemerintah desa, kecamatan, atau dinas terkait. Dengan begitu kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan dan pemerintah juga dapat melakukan pengawasan," katanya.

Iwan mengaku memahami persoalan yang dihadapi pedagang BBM eceran karena sebelum menjabat sebagai kepala desa dirinya pernah menjadi Ketua Kelompok Pengecer BBM di wilayah Kecamatan Buer.

Ia juga berpendapat bahwa kekhawatiran terhadap praktik penimbunan BBM oleh pedagang eceran perlu dilihat secara proporsional. Menurutnya, sebagian besar pengecer membeli BBM dalam jumlah terbatas, sekitar 30 hingga 50 liter per hari, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

"Sebagian besar pengecer membeli dalam jumlah yang relatif kecil dan biasanya langsung habis terjual kepada masyarakat. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi sumber mata pencaharian," ujarnya.

Iwan menambahkan, persoalan penjualan BBM eceran telah menjadi pembahasan di DPR RI bersama pihak kepolisian dan Pertamina. Menurutnya, dalam pembahasan tersebut muncul usulan agar regulasi yang mengatur pedagang BBM eceran dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro tanpa mengurangi aspek pengawasan.

Ia berharap pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang mampu menyeimbangkan kepentingan pengawasan distribusi BBM dengan kebutuhan masyarakat di wilayah yang akses terhadap SPBU masih terbatas.(JB)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...

MEDIA INDONESIA NEWS