bendera

Kamis, 03 September 2026    07:42 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


350 Taruna Baru Segera Dipilih, Seleksi Politeknik Agraria STPN Masuki Tahap Penentuan


Tim Red,    18 Juli 2026,    11:18 WIB

350 Taruna Baru Segera Dipilih, Seleksi Politeknik Agraria STPN Masuki Tahap Penentuan
Istimewa

Yogya-Mediaindonesianews.com:– Proses Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2026/2027 memasuki tahap krusial. Setelah dinyatakan lulus ujian Computer Based Test (CBT), ratusan calon taruna dan taruni kini mengikuti rangkaian seleksi lanjutan yang menjadi penentu untuk memperebutkan 350 kursi pendidikan di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).


350 Taruna Baru Segera Dipilih, Seleksi Politeknik Agraria STPN Masuki Tahap Penentuan

Tahap seleksi saat ini memasuki sesi wawancara yang bertujuan menggali aspek kepribadian, motivasi, kemampuan komunikasi, serta kesiapan peserta menjalani pendidikan kedinasan di Politeknik Agraria STPN.

Sebelumnya, para peserta telah melewati serangkaian seleksi selama 13–15 Juli 2026 yang meliputi tes kesamaptaan, pemeriksaan kesehatan, dan tes psikologi. Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penjaringan calon taruna yang memiliki kompetensi akademik maupun kesiapan fisik dan mental.

Salah satu peserta, Dimas Badrikawi Starautomo (19), asal Kota Malang, Jawa Timur, mengaku bersyukur berhasil melewati seluruh tahapan awal hingga berhak mengikuti wawancara.


350 Taruna Baru Segera Dipilih, Seleksi Politeknik Agraria STPN Masuki Tahap Penentuan

"Saya merasa bersyukur sudah bisa melalui tahapan tes kesamaptaan, kesehatan, dan psikologi selama tiga hari kemarin, dan ternyata saya bisa sampai ke tahapan wawancara ini," ujarnya.

Dimas yang memilih Program Studi Manajemen Penataan Ruang berharap dapat lolos hingga resmi menjadi taruna Politeknik Agraria STPN. Meski mengaku masih merasakan sedikit rasa gugup, ia tetap optimistis menghadapi tahapan akhir seleksi.

Optimisme serupa disampaikan Aurelia Nidya Prasetyo (19), calon taruni asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang memilih Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT).

Menurutnya, setiap tahapan seleksi memberikan pengalaman berharga karena menguji kemampuan yang berbeda, mulai dari kondisi fisik hingga kesiapan mental.

"Awalnya tentu saya merasa deg-degan saat akan mengikuti wawancara. Namun, setelah berada di ruang wawancara, saya mulai merasa lebih rileks dan bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik," kata Aurelia.

Politeknik Agraria STPN menegaskan seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan guna menghasilkan calon taruna dan taruni terbaik yang siap menjadi sumber daya manusia profesional di bidang pertanahan dan tata ruang.

Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum Politeknik Agraria STPN, Widhiana Hestining Puri, mengatakan proses seleksi tahun ini akan menjaring 350 calon taruna dan taruni yang berasal dari jalur umum, tugas belajar, serta kerja sama dengan pemerintah daerah.

"Kami akan menjaring 350 calon taruna/i yang terdiri dari tugas belajar, jalur umum dan juga kerja sama pemerintah daerah yang nantinya akan diumumkan pada 22 Juli 2026," ujarnya.

Setelah pengumuman hasil seleksi, peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan daftar ulang secara daring sebelum memasuki asrama pada 21 Agustus 2026.

Selanjutnya, para taruna dan taruni baru akan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru (PKKTB) pada 24–27 Agustus 2026, sebelum resmi memulai perkuliahan pada 31 Agustus 2026.

Sebagai perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian ATR/BPN, Politeknik Agraria STPN terus menjadi salah satu institusi yang berperan dalam mencetak tenaga profesional di bidang pertanahan dan tata ruang. Melalui proses seleksi yang ketat, kampus ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten untuk mendukung pelayanan pertanahan, reforma agraria, dan penataan ruang di Indonesia.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS