bendera

Kamis, 03 September 2026    07:41 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


RSUD Bangli Apresiasi Kepedulian Pemkab Bangli kepada Pasien NICU


JroBudi,    10 Juli 2026,    17:23 WIB

RSUD Bangli Apresiasi Kepedulian Pemkab Bangli kepada Pasien NICU
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan bantuan kepada keluarga seorang bayi yang lahir dengan berat badan sangat rendah, sekitar 700 gram, yang telah menjalani perawatan intensif di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD Bangli selama kurang lebih tiga setengah bulan.


Manajemen RSUD Bangli menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kehadiran langsung Bupati Bangli yang dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya keluarga pasien yang tengah menghadapi kondisi sulit.

Direktur RSUD Bangli, dr. I Dewa Gede Oka Darsana, Sp.An, FIPM menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan hanya memiliki nilai material, tetapi juga menjadi dukungan moral yang sangat berarti bagi keluarga pasien. Kehadiran kepala daerah dinilai memberikan semangat sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah hadir mendampingi warganya dalam situasi penuh tantangan.

"Atas nama manajemen dan seluruh keluarga besar RSUD Bangli, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Bangli yang telah berkenan hadir dan menyerahkan bantuan kepada keluarga pasien. Kepedulian ini memberikan arti yang sangat besar, bukan hanya sebagai bantuan materi, tetapi juga dukungan moral bagi keluarga yang sedang berjuang mendampingi buah hatinya," ujar Direktur RSUD Bangli.


Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa perawatan bayi dengan berat badan lahir sangat rendah merupakan salah satu pelayanan neonatal yang paling kompleks. Selama menjalani perawatan di NICU, bayi harus mendapatkan pemantauan intensif mulai dari dukungan pernapasan, pengaturan suhu tubuh, pemberian nutrisi secara bertahap, pencegahan infeksi, hingga pemantauan tumbuh kembang secara berkelanjutan.

Keberhasilan penanganan pasien, menurut manajemen RSUD Bangli, tidak hanya bergantung pada kemampuan tenaga medis, tetapi juga merupakan hasil kerja sama seluruh tim multidisiplin yang terdiri atas dokter spesialis anak, perawat NICU, tenaga kesehatan lainnya, manajemen rumah sakit, serta dukungan penuh dari keluarga pasien.

RSUD Bangli juga memberikan apresiasi kepada kedua orang tua bayi yang dinilai menunjukkan ketabahan luar biasa selama mendampingi proses perawatan yang berlangsung lebih dari tiga bulan. Kesabaran dan semangat keluarga disebut menjadi salah satu faktor penting yang mendukung proses pemulihan sang bayi.

Di sisi lain, penghargaan juga diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan di ruang NICU RSUD Bangli yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi, profesional, dan penuh empati dalam memberikan pelayanan kepada pasien dengan kondisi yang sangat rentan.

"Merawat bayi dengan berat lahir sekitar 700 gram membutuhkan kompetensi tinggi, kerja sama tim yang solid, serta komitmen pelayanan yang tidak mengenal lelah. Kami bangga terhadap seluruh tim NICU yang terus memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kehati-hatian dan kasih sayang," kata Direktur RSUD Bangli.

Momentum tersebut menjadi refleksi bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada tindakan medis, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan tanggung jawab sosial. RSUD Bangli menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan neonatal melalui penguatan fasilitas NICU, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta pengembangan sistem pelayanan yang aman, cepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Pihak rumah sakit berharap kondisi bayi terus menunjukkan perkembangan positif hingga akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah. Setelah itu, keluarga diimbau tetap menjalankan kontrol rutin, memenuhi kebutuhan nutrisi, mengikuti jadwal imunisasi, serta melakukan pemantauan tumbuh kembang sesuai arahan tenaga kesehatan.

Menutup kegiatan tersebut, manajemen RSUD Bangli kembali menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bangli atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada pasien, keluarga, serta pelayanan kesehatan di RSUD Bangli. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

"Semoga seluruh perjuangan, doa, dan ikhtiar yang telah dilakukan membuahkan hasil terbaik. Kami berharap sang bayi terus tumbuh sehat, kuat, cerdas, dan kelak menjadi kebanggaan bagi keluarga serta masyarakat," tutup Direktur RSUD Bangli. (JB)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS