bendera

Kamis, 03 September 2026    09:15 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Lindungi Ekosistem Harangan Tapanuli, Pemkab Taput Gandeng Dua Yayasan Konservasi


LS,    09 Juni 2026,    14:08 WIB

Lindungi Ekosistem Harangan Tapanuli, Pemkab Taput Gandeng Dua Yayasan Konservasi
Istimewa

Taput-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Tangguh Hutan Khatulistiwa (Tahukah) dan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari–Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) guna memperkuat perlindungan ekosistem Harangan Tapanuli dan konservasi Orangutan Tapanuli.


Lindungi Ekosistem Harangan Tapanuli, Pemkab Taput Gandeng Dua Yayasan Konservasi

Kesepakatan bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang berlangsung di Aula Mini Kantor Bupati Taput, Senin (08/06).

Penandatanganan kerja sama dihadiri langsung oleh Bupati Taput Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul, M.Si., Direktur Eksekutif Yayasan Tahukah Erwin Alamsyah Siregar, serta Direktur Eksekutif YOSL-OIC Syafrizaldi.

Turut hadir jajaran organisasi perangkat daerah teknis, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Bappedalitbang, Bagian Hukum, Bagian Pemerintahan, Bagian Pembangunan, serta para camat dari wilayah yang menjadi lokasi program konservasi.


Dalam kerja sama tersebut, terdapat dua ruang lingkup utama yang disepakati. Pertama, penguatan daya dukung berbasis kehutanan dan lingkungan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan kesejahteraan masyarakat bersama Yayasan Tahukah. Kedua, perlindungan Orangutan Tapanuli dan habitatnya secara berkelanjutan melalui dukungan program konservasi bersama YOSL-OIC.

Wakil Bupati Taput, Deni Parlindungan Lumbantoruan, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan yang tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup.

“Tujuan utama kita adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara konservasi dan kelestarian lingkungan menjadi batasan yang harus dipatuhi agar pembangunan tidak merusak ekosistem dan memicu bencana seperti banjir maupun kekeringan,” ujar Deni dalam arahannya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi non-pemerintah (NGO) dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan konservasi lingkungan.

Menurutnya, paradigma lama yang memandang NGO sebagai pihak yang berseberangan dengan pemerintah harus dihilangkan. Sebaliknya, kolaborasi diharapkan mampu melahirkan inovasi baru, termasuk pengembangan kawasan Masyarakat Hukum Adat (MHA) menjadi pusat penelitian dan destinasi wisata konservasi yang terintegrasi dengan akses Bandara Internasional Silangit.

Selain itu, Pemkab Taput juga mendorong penguatan edukasi tentang satwa endemik Orangutan Tapanuli sejak usia dini melalui media pembelajaran interaktif, buku edukasi, hingga suvenir bertema konservasi.

Sebagai simbol komitmen pelestarian lingkungan, pemerintah daerah bahkan merencanakan pembangunan ikon atau patung replika Orangutan Tapanuli di kawasan strategis sebagai identitas ekosistem Harangan Tapanuli.

Adapun wilayah kerja program konservasi tersebut mencakup beberapa kecamatan dan desa, di antaranya Kecamatan Simangumban meliputi Desa Lobu Sihim, Desa Dolok Saut, dan Desa Dolok Sanggul; Kecamatan Pahae Julu di Desa Pantis; Kecamatan Sipoholon di Desa Rura Julu Toruan dan Desa Rura Julu Dolok; serta Kecamatan Parmonangan di Desa Pertengahan dan Desa Hutajulu Parbalik.

Melalui kerja sama ini, Pemkab Taput berharap upaya perlindungan lingkungan dan konservasi satwa endemik dapat berjalan beriringan dengan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(LS)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Baturaja - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan taktis dan tempur multinasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera

MEDIA INDONESIA NEWS