bendera

Selasa, 03 November 2026    20:32 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Akses Pelabuhan Sempat Tersendat, Massa PPS Desak Pemerintah Cabut Moratorium DOB


Jro Budi,    03 Juni 2026,    13:17 WIB

Akses Pelabuhan Sempat Tersendat, Massa PPS Desak Pemerintah Cabut Moratorium DOB
Istimewa

Sumbawa-Mediaindonesianews.com: Akses menuju Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, sempat mengalami gangguan akibat aksi unjuk rasa yang dilakukan Aliansi Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS), Selasa (2/6). Aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak di lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa untuk mendesak pemerintah pusat segera memberikan kepastian terkait pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa.


Sejak pagi, massa aksi mulai memadati kawasan pelabuhan sambil membawa spanduk dan bendera serta menyampaikan orasi secara bergantian. Aksi tersebut menyebabkan arus kendaraan menuju dermaga tersendat dan memicu antrean panjang di sekitar akses pelabuhan. Meski demikian, layanan penyeberangan Poto Tano–Kayangan dilaporkan tetap beroperasi normal.

Ketua Aliansi PPS Kota Bima, Abdus Syahir (Ogie) mengatakan Pelabuhan Poto Tano dipilih sebagai salah satu titik utama aksi karena menjadi jalur strategis penghubung Pulau Sumbawa dan Lombok.

Menurutnya, massa mendesak pemerintah pusat segera mencabut moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) dan memberikan kepastian terhadap pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa yang telah lama diperjuangkan masyarakat.


Dalam orasinya, salah satu tokoh aksi, Abu Bakar Beko menyebut aksi blokade dilakukan sebagai bentuk tekanan politik agar aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa segera mendapat respons dari pemerintah pusat.

Ia menilai perjuangan pembentukan provinsi baru yang telah berlangsung selama puluhan tahun seharusnya memperoleh kepastian hukum dan politik dari pemerintah.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan operasional penyeberangan tetap berjalan selama aksi berlangsung. Kepala Dinas Perhubungan NTB, Ervan Anwar mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan operator pelabuhan dan aparat keamanan untuk menjaga kelancaran layanan.

“Tidak ada pelabuhan tutup, layanan tetap berjalan seperti biasa,” kata Ervan.

Ia mengakui aksi demonstrasi berdampak terhadap perlambatan arus kendaraan menuju pelabuhan. Karena itu, pengaturan lalu lintas dilakukan bersama unsur TNI, Polri, dan operator penyeberangan guna mengurangi kemacetan serta menjaga distribusi logistik tetap berjalan.

Dari pihak operator, General Manager Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi menyatakan operasional kapal tetap normal dan belum terdapat kepadatan yang mengharuskan penambahan armada penyeberangan.

Ia berharap aksi penyampaian aspirasi tidak sampai menghentikan aktivitas pelabuhan karena dapat berdampak terhadap distribusi barang dan kebutuhan masyarakat antarwilayah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pengguna jasa penyeberangan diketahui telah menyeberang lebih awal beberapa hari sebelum aksi berlangsung untuk mengantisipasi potensi gangguan akses menuju pelabuhan.

Setelah menyampaikan tuntutan dan melakukan orasi selama beberapa jam, massa aksi akhirnya membubarkan diri secara tertib. Aliansi PPS menegaskan perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa akan terus dilakukan hingga pemerintah pusat memberikan kepastian terhadap aspirasi masyarakat di wilayah Pulau Sumbawa. (JB)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...

MEDIA INDONESIA NEWS