bendera

Kamis, 16 April 2026    00:38 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


95.000 Arsip Pertanahan Rusak Akibat Bencana, ATR/BPN Percepat Restorasi di Aceh


Tim Red,    28 Februari 2026,    12:33 WIB

95.000 Arsip Pertanahan Rusak Akibat Bencana, ATR/BPN Percepat Restorasi di Aceh
istimewa

Aceh-Mediaindonesianews.com: Sebanyak 95.000 arsip pertanahan berupa buku tanah dan surat ukur di sejumlah wilayah Provinsi Aceh dilaporkan basah dan rusak akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 26 November 2025. Selain itu, sekitar 165.000 warkah yang menyimpan data riwayat hak atas tanah masyarakat turut terdampak.


Bencana tersebut melumpuhkan sedikitnya delapan kabupaten/kota dan mengganggu operasional layanan pertanahan. Arsip-arsip yang terendam tidak hanya berdampak pada administrasi negara, tetapi juga mengancam kepastian hukum dan rasa aman masyarakat sebagai pemilik tanah.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh, Arinaldi, menyatakan bahwa proses pemulihan arsip membutuhkan waktu panjang jika dilakukan secara normal.

“Kalau dihitung secara manual, mungkin lima tahun baru selesai untuk 165.000 dokumen. Karena itu kami melakukan percepatan melalui kolaborasi agar normalisasi pelayanan bisa tercapai dan restorasi selesai pada akhir 2026,” ujar Arinaldi.


Proses penyelamatan dilakukan dengan membersihkan, mengeringkan, serta memilah dokumen yang masih dapat dipulihkan. Untuk mempercepat pekerjaan, Kanwil BPN Aceh berkolaborasi dengan Kanwil BPN Sumatera Utara, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), serta Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN).

Menurut Arinaldi, keterlibatan berbagai pihak tidak hanya mempercepat pemulihan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi taruna STPN yang terlibat langsung dalam proses restorasi.

Ia menegaskan, restorasi ini juga menjadi momentum untuk mendorong transformasi digital layanan pertanahan. “Kami tidak hanya berbicara soal pembersihan dan penjemuran arsip, tetapi bagaimana data tersebut dapat segera didigitalisasi agar kantor pertanahan yang terdampak bisa bangkit menjadi kantor modern berbasis layanan digital,” katanya.

Kepala ANRI, Mego Pinandito, menyebut penanganan arsip terdampak bencana memerlukan ketelitian, kesabaran, serta koordinasi lintas lembaga. ANRI telah menerjunkan tenaga profesional untuk bekerja bersama jajaran BPN daerah dalam memulihkan dokumen.

“Penanganan arsip tidak bisa dilakukan sendirian. Harus ada kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN sebagai pemilik arsip, pemerintah daerah, BNPB, dan ANRI untuk memastikan jejak hak masyarakat tetap terselamatkan,” ujarnya.

Upaya percepatan restorasi ini diharapkan dapat mengembalikan layanan pertanahan secara normal sekaligus memperkuat sistem kearsipan yang lebih tangguh terhadap risiko bencana di masa mendatang.


banner
NASIONAL
img
Rabu, 15 April 2026
Subang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 940/Jaya Nagara yang berlokasi di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (13/4/2026). Kunjungan
img
Senin, 13 April 2026
Bantul-Mediaindonesianews.com: Setelah melalui proses hukum yang panjang dan berliku, sertipikat tanah milik Tupon Hadi Suwarno atau Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Dalam rangka menjalin sinergitas diplomasi milter, Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto menggelar Coffee Morning dengan para Atase Pertahanan negara sahabat, bertempat di Resto Pule Taman
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada acara pembukaan Musyawarah
img
Sabtu, 11 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara instansi dan masyarakat. Penegasan ini

MEDIA INDONESIA NEWS