bendera

Rabu, 04 November 2026    05:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Komisi II DPRD Bangli Soroti Ancaman Gagal Panen Jeruk dan Cabai di Kintamani


JroBudi,    26 Februari 2026,    23:19 WIB

Komisi II DPRD Bangli Soroti Ancaman Gagal Panen Jeruk dan Cabai di Kintamani
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Komisi II DPRD Bangli menyoroti keluhan petani jeruk dan cabai di Kintamani yang terancam gagal panen akibat serangan penyakit. Beragam upaya pengendalian telah dilakukan petani, namun belum membuahkan hasil, sehingga kekhawatiran kerugian kian membesar.


Komisi II DPRD Bangli Soroti Ancaman Gagal Panen Jeruk dan Cabai di Kintamani

Keluhan tersebut disampaikan petani Desa Bonyoh, I Ketut Lingga, yang mengungkapkan tanaman cabai dan jeruk miliknya tidak lagi bisa diandalkan untuk menopang ekonomi keluarga. Cabai mengalami keriting daun, kerdil, layu hingga mati, meski telah dilakukan penanaman ulang dan penyemprotan berbagai obat.

"Sementara itu, buah jeruk terserang penyakit, membusuk saat masih kecil, lalu rontok dari pohon." Katanya, Kamis (26/2)

Kondisi serupa juga dilaporkan Wayan Jaba petani Jeruk Desa Suter yang menyebut sebagian besar tanamannya seluas sekitar 2,5 hektare mengalami rontok buah akibat penyakit. Buah yang belum matang menunjukkan titik hitam, membusuk, kemudian jatuh. Daun jeruk menguning, yang diduga menandakan gangguan pada akar dan batang.


Diketahui, sejumlah petani di kawasan sentra jeruk mulai mengembangkan cabai sebagai strategi diversifikasi agar tidak bergantung pada satu komoditas. Namun, pada musim hujan kali ini, kedua komoditas justru terserang penyakit secara bersamaan, sehingga petani kian terpukul.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Komisi II DPRD Bangli I Made Diksa menegaskan pentingnya pendampingan intensif oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) bidang pertanian. Menurutnya, PPL perlu lebih sering turun ke lapangan untuk mendampingi petani, sekaligus memberikan arahan pemilihan varietas dan teknik budidaya yang tepat pada musim hujan. Ia juga meminta PPL melaporkan kondisi riil di lapangan agar dapat dibahas dalam rapat kerja Komisi II.

“Pada musim hujan, petani harus ekstra hati-hati dan telaten. Pendampingan PPL menjadi kunci untuk meminimalisir risiko kerugian dan gagal panen,” ujar Made Diksa. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS