bendera

Kamis, 05 November 2026    00:49 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Warga Panik, Tumpahan Minyak Medco E&P Terbakar dan Cemari Sungai


Hadi,    23 Januari 2025,    10:56 WIB

Warga Panik, Tumpahan Minyak Medco E&P Terbakar dan Cemari Sungai
istimewa

Pali-Mediaindonesianews.com: Warga Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan (Sumsel) dikejutkan dengan kebakaran hebat yang diduga dipicu oleh kebocoran pipa milik negara yang dioperasikan PT Medco E&P, Rabu (22/1).


Warga Panik, Tumpahan Minyak Medco E&P Terbakar dan Cemari Sungai

Kobaran Api disertai kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi menimbulkan kepanikan warga yang tinggalnya tidak jauh dari lokasi kebakaran. Bahkan dampak dari tumpahan minyak mentah yang telah terbakar dan hampir mendekati pemungkiman. Warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri mengungsi sambil memindahkan barang berharga.

Kebocoran pipa menimbulkan tumpahan minyak cemari sungai dua yang membatasi dua Desa yaitu Desa Talang Akar dan Desa Sungai Dua Kecamatan Sungai keruh Muba. Hal ini tentunya menjadi kekhawatiran warga setempat terkait keselamatan dan dampak lingkungan.

Dalam keterangannya Camat Sungai Keruh, Dendi Suhendar mengatakan bahwa, imbas pecahnya pipa minyak PT Medco E&P akhirnya mencemari Sungai Dua, untuk itu pihaknya bersama Masyarakat dan pihak perusahaan melokalisir tumpahan minyak.


"Saat ini sedang dilakukan upaya pemadaman, kami mengimbau masyarakat untuk sementara tidak menggunakan air sungai dulu untuk kebutuhan sehari-hari. Kami juga sudah membuat laporan ke DLH Muba untuk mengecek keamanan air sungai.” katanya

Lebih lanjut Camat menjelaskan bahwa, terkait pencemaran tersebut pihaknya berharap PT Medco E&P untuk segera mengatasi sungai yang tercemar dan melakukan upaya pemulihan pada lokasi yang tercemar.

"Atas kejadian ini belum ada laporan korban jiwa,warga di imbau untuk tidak mendekati lokasi dan kita berharap cepat diatasi agar pencemaran tidak meluas,minyak yang mengalir ke sungai dugaan illegal taiping sebabkan kebocoran pipa minyak Medco E&P” ujarnya

Sementara itu salah satu warga berinisial A (45) mengaku resah atas tumpahan minyak yang mencemari Sungai dua, pasalnya Sungai tersebut kerap dijadikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“tumpahan minyak yang mencemari Sungai Dua membuat kami tidak bisa mengunakan air sungai sebagai kebutuhan sehari-hari baik itu mandi maupun mencuci, kami berharap pihak Pemerintah dan Pihak Medco cepat mengatasi pencemaran ini” katanya.

Terpisah Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn dalam keterangannya menjelaskan bahwa Medco E&P Indonesia (Medco E&P), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, menangani dua titik kebakaran di Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Pali, bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Pali dan Pertamina.

“Kebakaran akibat ceceran minyak dari pipa milik negara yang dioperasikan Medco E&P yang bocor diduga kuat akibat tindakan vandalisme oknum yang tidak bertanggung jawab.” katanya

Lebih lanjut Leony menjelaskan bahwa, ceceran minyak tersebut memicu terjadinya dua titik kebakaran di Desa Talang Akar, Rabu (22/1). Tim pemadam kebakaran Medco E&P bersama (BNPB) Pali dan tim Pertamina melakukan pemadaman.

“Kebakaran terjadi saat tim teknis sedang menangani pipa dan ceceran minyak. Perusahaan memastikan proses penanganan kejadian sesuai dengan standar keselamatan, kesehatan kerja serta lindung lingkungan.” jelasnya

Menurut Leony, perusahaan juga telah berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait, aparat keamanan dan kepala desa setempat dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Keselamatan masyarakat dan perlindungan terhadap lingkungan hidup menjadi prioritas utama kami. Perusahaan akan segera mengidentifikasi penyebab peristiwa ini.” ujarnya

Pihak Medco E&P juga sangat menyayangkan tindakan vandalisme yang merusak Objek Vital Nasional ini. Selain merugikan negara, tindakan tak bertanggung jawab tersebut dapat mengancam keselamatan masyarakat.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak, semoga penanganan kejadian dapat berjalan dengan cepat, aman dan lancar,’’ pungkas Leony. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 05 November 2026
Banjar - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian 1,6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Bandung - TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang...
img
Rabu, 04 November 2026
Kendari - TNI mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1340 untuk mengangkut 12 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11/2026)....
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...

MEDIA INDONESIA NEWS