bendera

Selasa, 23 Juni 2026    18:23 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


OPM Kelompok Egianus Kogoya Coba Serang Pos Satgas TNI di Yigi, Apkam Berhasil Tindak, 1 Tewas dan 2 Luka-Luka


Badarudin,    30 Juli 2024,    08:19 WIB

OPM Kelompok Egianus Kogoya Coba Serang Pos Satgas TNI di Yigi, Apkam Berhasil Tindak, 1 Tewas dan 2 Luka-Luka
OPM Kelompok Egianus Kogoya Coba Serang Pos Satgas TNI di Yigi, Apkam Berhasil Tindak, 1 Tewas dan 2 Luka-Luka

Yigi Nduga  – Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelompok Egianus Kogoya belum jera melancarkan aksinya dalam mengganggu keamanan wilayah Papua, termasuk di wilayah Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Pada hari Jumat (26/7), berdasarkan pantauan para Aparat Keamanan (Apkam) yang mengamankan wilayah Distrik Yigi, terlihat sekelompok OPM dengan seorang diantaranya membawa sebuah pucuk senjata, bergerak memasuki Kampung Yigi mengarah ke Pos Satgas TNI. Merespon gerakan tersebut, Apkam segera mengambil tindakan pengamanan wilayah dan berhasil mengusir kelompok OPM keluar dari wilayah Distrik Yigi.


Hasil penindakan tersebut, didapatkan 1 orang OPM tewas ditembak Apkam dan 2 orang luka-luka. Berdasarkan hasil investigasi, personel OPM yang tewas adalah Engabub. Identitas dua orang yang luka-luka masih dalam pendalaman Tim Investigasi Apkam. Pasca peristiwa penindakan terhadap OPM, beberapa Tokoh Masyarakat Kampung Yigi bergerak menuju Pos Satgas TNI. Dalam pertemuannya dengan Apkam, para Tokoh Masyarakat menyampaikan keluhannya, “OPM tidak jera untuk mengganggu Yigi. Tolong amankan Yigi dari gangguan OPM”. Permohonan bantuan Apkam untuk mengatasi gangguan OPM terhadap wilayah Distrik Yigi menjadi permohonan para Tokoh Masyarakat yang hadir di Pos tersebut.

Lebih lanjut, para Tokoh Masyarakat juga menyampaikan dukungannya kepada Apkam yang mengamankan wilayah Distrik Yigi. “Kami dukung Apkam amankan Yigi,” ucap para Tokoh dengan penuh semangat. Pernyataan dukungan warga Yigi terhadap Apkam ini cukup beralasan. Selama ini, sejak kehadiran Apkam mengamankan wilayah Yigi, telah terjadi hubungan yang harmonis dalam komunikasi dan interaksi antara Apkam dengan para warga. Masyarakat Yigi juga merasa sangat terbantu oleh kepedulian Apkam dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta upaya mengamankan wilayah.

"Tindakan tegas Aparat Gabungan melakukan pengamanan wilayah di Kampung Yigi, merupakan upaya menjaga stabilitas keamanan dalam rangka kelancaran percepatan pembangunan di wilayah Papua," ucap Letjen TNI Richard Tampubolon pasca menerima laporan.



banner
NASIONAL
img
Senin, 22 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sejumlah organisasi mahasiswa dan kepemudaan mendorong penguatan implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai landasan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional dan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang
img
Senin, 22 Juni 2026
Bangka – Tim Gabungan Satlap Tri Cakti, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Pusintelmar, Tim Intel Korem 045/Garuda Jaya (GY), Lanal Babel, dan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel) kembali
img
Senin, 22 Juni 2026
Bogor-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian sungai. Menurutnya, upaya memuliakan sungai
img
Minggu, 21 Juni 2026
PBTI – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M. menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat kepada tim Pelatnas Taekwondo Indonesia yang telah meraih medali
img
Minggu, 21 Juni 2026
Bangka – Tim Gabungan Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti, Satgasus Satintelmar Pusintelal, dan Pos Air Kantung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 6 ton bijih timah ilegal di kawasan Air Kantung,
img
Jumat, 19 Juni 2026
Denpasar-Mediaindonesianews.com: Pernyataan pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar yang sempat menyebut kedatangan aparat ke kantornya dilakukan oleh tim Inspektorat berbanding terbalik dengan konfirmasi resmi Komisi Pemberantasan Korupsi

MEDIA INDONESIA NEWS