bendera

Kamis, 05 November 2026    03:29 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


MPHI Sumut Minta Pj Bupati Taput Evaluasi Kinerja Direktur PDAM Mual Natio


LS,    20 Juni 2024,    15:24 WIB

MPHI Sumut Minta Pj Bupati Taput Evaluasi Kinerja Direktur PDAM Mual Natio
Kantor PDAM Mual Natio

Taput-Mediaindonesianews.com: Pelanggan Air PDAM Mual Natio, Tarutung, Tapanuli Utara (Taput) menggeluh naiknya tagihan air hingga 10 kali lipat, bahkan ada juga yang pemakaian airnya Nol meter kubik namun dikenakan pembayaran Rp91.350, termasuk untuk pembayaran pada bulan Oktober.

Hutabarat Gibson Sianturi salah satu pelanggan yang menggeluh mengungkapkan bahwa akibat kenaikan tersebut dirinya harus mengeluarkan uang lebih guna membeli Air isi ulang untuk di konsumsi dan keperluan lainnya.

"Pelayanan yang diberikan PDAM Tarutung tidak maksimal, selain tarif yang  mahal juga airnya kotor, terlebih masalah kenaikan harusnya ada sosialisasi untuk mengetahui berapa besaran kenaikan tarif sesuai peraturan yang di sahkan" katanya saat ketemu warung kopi yg terletak tidak jauh dari kantor PDAM, Kamis (20/6)

Menurut Gibson, hingga saat ini dia tidak tahu harus mengadu kemana dan sama siapa, karena sebelumya dia sudah komplain namun tidak ada solusi bahkan terkesan diabaikan oleh petugas PDAM Tarutung.

Sementara itu, manejer Hubungan Pelanggan PDAM Tarutung, Jepri Simorangkir ketika dihubungi melalui seluler tidak banyak memberikan tanggapan.

"maaf saya lagi dipesta dan coba ke kantor aja" ujarnya sambil mengarahkan agar menemui Boru Hutabarat.

Menangapi keluhan tersebut Ketua Monitoring Penegakan Hukum Indonesia (MPHI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Norris Hutapea meminta pihak PDAM Mual Natio memberlakukan tarif yang normal bagi pelanggan ataupun memberikan sosialisasi jika ada kenaikan tarif.

"Sudah saatnya pihak PDAM Mual Natio berbenah dan lebih terbuka apa alasan kenaikan tarif yang melonjak tajam serta mengatasi permasalahan kualitas air yang selama ini di keluhkan" jelasnya.

Norris Hutapea juga meminta kepada Pj Bupati Taput, Diposma Sihombing untuk mengevaluasi kinerja Direktur PDAM Mual Natio karena menurutnya sudah beberapa tahun direktur PDAM tidak bisa mengatasi permasalahan air, mulai dari tarif selalu melonjak secara tiba tiba tanpa ada pemberitahuan sampai tingkat kebersihan air.

"Kita minta Pj Bupati agar mengevaluasi Kinerja PDAM, terutama Lamtagon. Sebab sudah bertahun tahun sebagai Direktur PDAM permasalahan itu itu saja. Bahkan tarif air sering mengalami kenaikan tanpa ada pemberitahuan ataupun alasan" pungkasnya. (LS)




banner
NASIONAL
img
Kamis, 05 November 2026
Banjar - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian 1,6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Bandung - TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang...
img
Rabu, 04 November 2026
Kendari - TNI mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1340 untuk mengangkut 12 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11/2026)....
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...

MEDIA INDONESIA NEWS