bendera

Kamis, 05 November 2026    01:37 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Pembersihan Sungai Gasing di KM 15, Diduga Dikerjakan Asal – asalan


Hadi,    28 Maret 2024,    12:40 WIB

Pembersihan Sungai Gasing di KM 15, Diduga Dikerjakan Asal – asalan
Pembersihan Sungai Gasing di KM 15

Banyuasin-Mediaindonesianews.com: Pekerjaan pembersihan Sungai Gasing di KM 15 yang dikerjakan secara swakelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banyuasin diduga dikerjakan secara asal asalan.


Pembersihan Sungai Gasing di KM 15, Diduga Dikerjakan Asal – asalan

Berdasarkan pantauan dilapangan, pekerjaan pembersihan sungai Gasing dikerjakan dengan menggunakan alat berat berupa Ampibi kecil. Namun sayangnya pekerjaan pembersihan itu tidak menyentuh semua aliran sungai, hanya titit - titik yang mudah dijangkau. Akibatnya, meski sudah dilakukan pembersihan, kondisi sungai masih kotor dan terlihat sangat semeraut.

"Awalnya, masyarakat menyambut baik dengan adanya pembersihan sungai Gasing ini. Namun, akhirnya masyarakat menjadi kecewa melihat hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat," kata Saiful salah seorang warga yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/3).

Lebih lanjut dikatakannya, lokasi sungai ada berapa titik yang di kerjakan mengunakan ampibi tersebut di tempat lainnya masih terlihat tumpukan semak belukar dan kotoran pelepa sawit yang mengapung di Sungai


"Alat ampibi itu cuma membersihan di bagian yang mudah terjangkau saja, masih terlihat semak belukar sampah lainnya belum di bersihkan. Padahal, kami sangat berharap sungai Gasing ini dapat dibersihan secara menyeluruh, sehingga airnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Baim, pengawas alat ampibi tersebut menjelaskan bahwa pihaknya mengaku tidak membersihkan secara keseluruhan, lantaran lokasi yang tidak memungkinkan, untuk dilakukan pembersihan secara keseluruhan.

"Kondisi lokasi yang membuat kami tidak berani membersihan semak belukar di sungai karena kesulitan di pinggir sungai ada pohon kelapa sawit milik orang," ujarnya singkat. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 05 November 2026
Banjar - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian 1,6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Bandung - TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang...
img
Rabu, 04 November 2026
Kendari - TNI mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1340 untuk mengangkut 12 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11/2026)....
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...

MEDIA INDONESIA NEWS